0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kena Sabit dan DB, 2 Siswa SMP Kerjakan UN di RS

dok.timlo.net/agung widodo
Nasir Supriyanto (15), siswa SMP Islam Tanon mengerjakan UN di RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen, Senin (4/5). (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen — Dua siswa terpaksa mengerjakan ujian nasional (UN) tingkat SMP/MTs di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soehadi Prijonegoro Sragen, Senin (4/5) pagi. Dua siswa tersebut masing-masing Nasir Supriyanto (15), siswa SMP Islam Tanon danZaza Noer Kholifah (15), siswi SMP Muhammadiyah 2 Masaran.

Dari pantauan Timlo.net di RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen, Nasir mengerjakan UN di ruang isolasi bangsal Mawar, sedangkan Zaza mengerjakan ujian di bangsal Melati. Keduanya masing-masing dijaga dua panitia dan satu
penawas.

Saat mengerjakan soal UN yang berjumlah 50 butir pertanyaan tersebut, Nafsir dibantu seorang panitia dalam menghitamkan lembar jawaban. Pasalnya, tangan Nafsir sebelah kanan luka parah lantaran kena sabit saat menebang pohon.

“Panitia hanya membantu dalam menghitamkan lembar jawab. Nafsir sendiri yang membaca soal dan menjawabnya. Tangannya luka karena kena sabit,” jelas Pengawas UN SMP Islam Tanon, Purnomo Susilo.

Berbeda dengan Nasir, di bangsal Melati, Zaza bisa mengerjakan sendiri jawaban soal ujian. Tapi dia juga ditunggui oleh panitia dan pengawas UN dari sekolahnya.

“Zaza ujian di rumah sakit, sudah tiga hari ini dirawat di rumah sakit karena terserang DB (demam berdarah),” kata Bambang, panitia UN.

Kabid Pelayanan Kesehatan RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen, dr Finuril Hidayati saat dikonfirmasi membenarkan ada dua siswa SMP yang mengerjakan UN di rumah sakit.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge