0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Anies Baswedan: Pendidikan Harus Membentuk Karakter

dok.timlo.net/tyo eka
Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah Anies Baswedan saat berkunjung ke SMAN 1 Solo, Kamis (26/2) (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo – Pendidikan adalah proses membentuk karakter. Oleh karena itu, pendidikan tujuannya harus membentuk karakter. “Karakter ini kita sebut karakter Pancasila,” jelas Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan kepada wartawan, di Solo, Senin (4/5).

Anies mengatakan, karakter anak yang bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa, anak yang cerdas, tangguh, ulet, dan sebagainya sesuai Undang-Undang Sisdiknas. Caranya, gurunya berkualitas, kepala sekolah memimpin dengan baik, kurikulum yang baik, orang tua dan masyarakat berperan.

“Pendidikan kalau tidak ada peran orang tua, sulit,” ujarnya.
Terkait dengan kurikulum, menurut Anies, tujuannya menstukturkan hubungan antara pendidik dengan peserta didik. Kurikulum yang baik adalah kurikulum yang memberi ruang bagi anak untuk tumbuh. Karena kurikulum menumbuhkan potensi anak, dan karakter itu yang harus muncul.
“Yang sering terjadi adalah dokumen kurikulum yang dipakai anak seperti tempayan yang diisi sebanyak-banyaknya. Bukan seperti itu,” tandasnya.
Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge