0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jangan Percaya Bocoran Kunci Soal UN

timlo.net/nanin
Siswa SMP MTs Dihimbau tidak percaya kunci jawaban soal bodong (timlo.net/nanin)

Boyolali — Menjelang pelaksanaan ujian nasional (UN) tingkat SMP/MTs, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Boyolali menghimbau kepada para siswa untuk tidak mempercayai bocoran kunci soal. Pasalnya, hal itu justru akan merugikan para siswa.

“Jangan percaya bocoran kunci soal, itu palsu,” ucap Kepala Bidang (Kabid) SMP Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Boyolali, Agus Winarno, Minggu (3/5).

Dijelaskan, sangat tidak mungkin ada kebocoran soal ujian yang dua malam disimpan di Disdikpora. Pasalnya, pengamanan soal ujian sangat ketat. Selain petugas Disdikpora, pihaknya juga melibatkan jajaran Polsek dan Polres untuk melakukan pengamanan soal. Sehingga sangatlah tidak mungkin ada yang membuka soal di ruang penyimpanan.

“Penjagaan soal ujian sangat ketat, tidak mungkin ada soal yang bocor,” imbuhnya.

Untuk itu, pihaknya menghimbau kepada para siswa agar percaya diri dengan kemampuan mereka. Selain itu juga mempersiapkan sejak dini dalam menghadapi UN.

Disisi lain, pelaksanaan UN yang akan digelar besok pagi, Senin (4/5) sebanyak tujuh sekolah, meliputi enam SMP dan MTs, akan bergabung dengan sekolah induknya. Pengabungan tersebut dikarenakan ketujuhnya belum terakreditas. Tujuh sekolahan tersebut, berada di wilayah Wonosegoro, Cepogo, Kemusu, Selo, Klego, dan Juwangi.

“SMP terbuka Wonosegoro bergabung dengan induknya di SMP 1 Wonosegoro. Untuk yang swasta itu Muhammadiyah 15 Wonoharjo dengan SMP 2 Juwangi diantaranya itu,” papar Agus.

UN di Boyolali sendiri akan diikuti 135 sekolah, dengan jumlah peserta 15.067 siswa SMP/MTs dan 346 siswa paket B dan dibagi dalam tujuh sub rayon.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge