0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sedan Maut Kehilangan Kendali Sebelum Hantam Warung

ilustrasi. (dok.timlo.net/achmad khalik)

Karanganyar – Penyebab kecelakaan maut di Tawangmangu, Kamis (30/4) petang terungkap. Mobil sempat kehilangan kendali di jalur menurun, sekitar 100 meter dari lokasi kejadian. Secara beruntun, kendaraan yang melaju tak beraturan itu menghantam warung soto, warung sate dan sejumlah sepeda motor yang ada di pinggir trotoar jalan.

“Mobil melaju sekitar 60 km perjam. Lantaran kehilangan kendali, mobil pun oleng ke kanan dan menghantam warung. Mobil sampai terbalik dan ringsek di sisi atap dan depan,” ungkap Kanit Laka Polres Karanganyar, Ipda Maryadi kepada wartawanan, kemarin.

Korban tewas Sugiman dan Suparmi yang kebetulan berada di sekitar lokasi, tak dapat menghindari laju liar sedan tersebut. Keduanya terhantam sedan dan tewas seketika di lokasi kejadian.

“Korban mengalami luka serius di bagian kepalanya. Keduanya langsung dibawa ke Puskesmas Tawangmangu untuk divisum,” sebut Maryadi.

Dalam kejadian tersebut, pengemudi mobil, Yuningsih, beserta anaknya Shinta Dewi (12) mengalami luka dan segera dilarikan ke RSUD Karanganyar. Sementara, penumpang lainnya Riska (24) dan Hanifa (9 bulan) selamat dan tak mengalami luka.

Adapun korban luka lainnya Giyono, pemilik warung soto, bersama istrinya Sri Rahayu dan anaknya Agus Setyo Rahmad Murdani yang mengalami luka, dibawa menuju RS Kustati Solo. Selanjutnya, korban luka ringan Septian dan Purwoko, keduanya dari Kecamatan Matesih, menjalani rawat jalan.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Karanganyar AKP Suryo Wibowo menambahkan, pihaknya masih akan mendalami penyebab kecelakaan tersebut. Pihaknya juga akan mengundang petugas ahli dari pabrikan mobil kecelakaan tersebut untuk melakukan penyelidikan kondisi mobil. Melalui pengecekan, akan diketahui secara teknis apakah mobil tersebut mengalami gangguan.

Terkait dugaan mobil mengalami rem blong, Suryo belum dapat memastikan. Sejauh ini, pihaknya pun belum dapat memerikan sejumlah saksi, termasuk sopir mobil lantaran masih menjalani perawatan di rumah sakit. Sedianya, petugas kepolisian akan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Sabtu (2/5) ini.

“Bekas remnya pun belum dapat kita pastikan. Sebab, saat itu kondisi sedang hujan, jadi tidak kelihatan,” ujarnya.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge