0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hibah Australia Dianggap Masih Kecil

dok.merdeka.com
(dok.merdeka.com)

Timlo.net – Ancaman pemutusan kerjasama bidang ekonomi dan sosial dari pemerintah Australia ditanggapi dingin pemerintah RI. Saat ini, bantuan dari negeri kanguru ini sebelumnya sudah jauh berkurang.

“Hibahnya (dari Australia) kecil. Indonesia itu sekarang dianggap negara middle income country, justru hibahnya berkurang,” kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Indroyono Susilo , Sabtu (2/5).

Berkurangnya dana hibah menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu bagian negara kekuatan ekonomi baru. Dia menegaskan, Indonesia bukan lagi masuk kategori negara miskin yang sangat membutuhkan bantuan dari negara lain.

“Negara Indonesia sudah mampu, tidak miskin-miskin banget,” tegasnya.

Dilihat dari sektornya, lanjut Indroyono, dana hibah Australia untuk perikanan tergolong kecil. Namun dia tidak menyebutkan detail jumlah dana hibah yang masuk ke sektor perikanan.

Mantan Direktur Sumber Daya Perikanan dan Aquakultur FAO ini mengakui, dana hibah masih cukup besar mengalir untuk program antisipasi perubahan iklim atau climate change. Sedangkan hibah lainnya tergolong sudah berkurang.

Seperti diketahui, media Australia menulis kemungkinan menghentikan pemberian bantuan untuk Indonesia.

Dilansir news.com, dari pajak yang dikumpulkan warga, Australia memberikan bantuan atau dana hibah hingga USD 55 juta kepada Indonesia. Dana hibah itu khusus digunakan membantu perbaikan sistem hukum Indonesia, yang ternyata justru menyebabkan dua warga negeri kanguru ini dieksekusi mati.

Kemarahan publik Australia diwujudkan dengan menggulirkan wacana menghentikan pemberian dana bantuan kepada Indonesia, yang telah menembak mati Andrew Chan dan Myuran Sukumaran.

Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop belum menyatakan sikap soal wacana pemangkasan dana hibah untuk Indonesia yang sejauh ini sudah mencapai 600 Juta dolar Australia. Selama ini Australia menjadi negara pendonor terbesar kedua bagi Indonesia setelah Jepang.

Saat ditanya apakah terlintas di benaknya soal sikap Australia memprotes pemotongan dana hibah itu? Julie mengatakan hal itu akan diumumkan pada awal Mei, saat pembahasan anggaran.

[noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge