0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Inilah Isi BBM Buruh Pabrik Sebelum Nekad Bakar Diri

dok.merdeka.com
Sebastian Manuputi (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Sebastian Manuputi (32) meninggal dunia setelah bakar diri dalam peringatan Hari Buruh sedunia di stadion utama Gelora Bung Karno kemarin. Sebelum meninggal, dia sempat mengirimkan pesan BlackBerry.

“Ayank di mana? Aku selalu cinta kamu istriku. I always love u chayank. Muachhhhhh,” demikian bunyi BBM yang diterima istrinya, Salmah (28) saat ditunjukkan kepada wartawan, Bekasi, Sabtu (2/5).

Salmah mengatakan, pesan itu diterimanya sekitar pukul 23.00 WIB. Sebab, telepon selular miliknya sempat mati ketika berada di Stadion GBK, begitu juga ketika malam kemarin, telepon Sebastian juga mati.

Di saat itu juga pihak keluarga baru mendapatkan kabar bahwa Sebastian meninggal dunia. Korban diketahui meninggal dalam kondisi terbakar di panggung utama perayaan May Day di GBK.

Salmah menuturkan, dia bersama suaminya sama-sama bekerja di PT Tirta Alam Segar, perusahaan yang memproduksi minuman ringan di kawasan Industri MM 2100, Cibitung, Kabupaten Bekasi.

“Saya berangkat kerja bareng dari rumah, waktu ke Jakarta kita beda mobil,” ujarnya di rumah duka, Jalan Pulo Sirih 3, Blok DC nomor 93, Kelurahan Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Dia mengatakan, terakhir bertemu dengan suaminya saat berada di ruas jalan tol menuju Jakarta. Sebastian sempat memberikan uang saku buat istrinya Rp 50 ribu. “Karena saya minta Rp 50 ribu, kemudian dia kasih. Setelah itu, enggak ketemu lagi,” katanya.

Pantauan merdeka.com, usai disalatkan di masjid tak jauh dari rumahnya, jenazah Sebastian langsung dimakamkan di TPU Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Ratusan buruh turut mengantarkan jenazah anak pertama dari tiga bersaudara itu. [cob]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge