0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

May Day, AJI Ikut Lakukan Aksi

merdeka.com
AJI Kediri demo May Day (merdeka.com)

Timlo.net — Hujan deras yang mengguyur Kota Surabaya, Jawa Timur, Jumat siang (1/5), tak surutkan aksi ribuan buruh se-Jawa Timur peringati Hari Buruh sedunia atau May Day. Aksi dilakukan di depan Gedung Grahadi Surabaya, Jalan Gubernur Suryo.

Para pendemo berkonvoi datangi Gedung Grahadi sekitar pukul 13.30 WIB diiringi hujan lebat. Namun, tumpahan air hujan tak mengendurkan semangat para buruh untuk berdemo.

Para buruh memblokade Jalan Gubernur Suryo. Mereka meneriakkan yel-yel perlawanan dan melakukan orasi. Para buruh juga terlihat menikmati guyuran hujan dengan berjoget bersama, saat musik dari pengeras suara di atas mobil komando diputar.

Beberapa lagu berirama musik house diputar, menghipnotis para pendemo untuk berjoget ria di tengah guyuran hujan. Tak hanya berjoget, para buruh juga ikut berteriak dan bernyanyi bersama mengikuti alunan beberapa lagu, seperti Goyang Dumang dan Goyang Morena.

Selain itu, sejumlah wartawan yang tergabung dengan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Surabaya juga ikut beraksi di Gedung Grahadi, Surabaya.

Para awak media ini menggelar aksi, menyuarakan upah layak bagi jurnalis. Mereka menganggap wartawan sama dengan buruh, yang butuh disejahterakan.

“Bagi kami, sejahtera bukan sekadar upah. Bagian yang tidak bisa dipisahkan dari itu adalah kebebasan pers dan independensi ruang redaksi,” terang Ketua AJI Surabaya, Prasto Wardoyo.

Menurut AJI, industrialisasi media telah melahirkan konglomerasi, menciptakan akumulasi keuntungan bagi pemilik media. “Namun kondisi itu tak berbanding lurus dengan kesejahteraan para jurnalis. Jurnalis diberi beban lebih, tapi minus kesejahteraan,” tegas dia.

Dalam aksinya, para jurnalis dari AJI ini juga melakukan aksi diam dengan menutup mulut mereka menggunakan lakban. Aksi ini sebagai simbol jurnalis tidak memiliki kekuatan lebih untuk berbicara soal kesejahteraan.

Saat hujan makin deras, para jurnalis membubarkan diri, sementara para buruh masih asik berjoget hingga sekitar pukul 15.00 WIB. Mereka pun membubarkan diri dan Jalan Gubernur Suryo kembali dibuka. Hujan yang mengiringi aksi May Day pun mereda.

[siw]

Sumber : Merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge