0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Polwan Cantik Joget Dangdut di Tengah Massa Buruh

Polwan joget dangdut di Malang (merdeka.com)

Timlo.net — Demo menyambut hari buruh atau May Day di Bundaran Tugu Kota Malang, Jawa Timur, berlangsung dalam suasana yang cair. Kendati para orator meluapkan kata-kata kritis penuh kecaman, akan tetapi canda dan tawa kerap muncul di tengah-tengah peserta aksi.

Para peserta aksi memang merasakan suasana jenuh ketika panggung hanya diisi orasi. Karena itu panitia menyediakan elektone sebagai hiburan. Sontak para peserta aksi bertepuk tangan ketika MC memanggil penyanyi yang akan tampil menggoyang mereka.

Polwan yang mendapat tugas menjaga massa, didaulat untuk menyumbangkan lagu untuk mencairkan suasana. Antara siap dan tidak siap, sang Polwan naik ke panggung mendendangkan lagu dangdut yang dikuasainya.

“Polwan kalau tidak menyatu dengan kita berarti tidak mendukung perjuangan buruh. Mari joget bersama, polwan harus joget,” kata salah seorang pria yang memegang mic dari atas panggung yang disambut tepuk tangan peserta aksi.

Salah seorang Polwan asyik berjoget di depan panggung bersama-sama peserta aksi. Dia berbaur dengan para pria yang sejak awal penuh semangat menyuarakan yel-yel. Goyangannya tidak kalah asyik, seolah melupakan sekat antara peserta aksi dan penjaga massa aksi.

Tidak hanya Polwan, Satpol PP ikut didaulat menyumbangkan suara dan berjoget. Satpol PP cantik itupun mendendangkan lagu Oplosan yang diikuti teman-temannya.

Nampak juga para peserta aksi yang sengaja membawa aneka buah-buahan untuk rujakan di tengah-tengah kumpulan massa. Mereka sengaja membawa semangka, melon, mentimun, dan aneka buah untuk dinikmati bersama.

Demo massa buruh digelar sejak pukul 13.00 WIB hingga pukul 16.30 WIB. Ratusan massa dari berbagai serikat pekerja perusahaan di Malang Raya tergabung dalam Solidaritas Perjuangan Buruh Indonesia (SPBI) menggelar aksinya. Demo diisi dengan orasi, aksi teatrikal dan dangdutan. Nampak juga penyanyi dangdut dengan dandanan rapi berpakaian kebaya, yang sengaja didatangkan.

[ren]

Sumber : Merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge