0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hari Buruh di Solo, Doakan Marsinah Hingga Donor Darah

timlo.net/Daryono
(Ilustrasi) Donor darah (timlo.net/Daryono)

Solo — Berbeda dengan peringatan Hari Buruh di beberapa kota yang diwarnai unjuk rasa, perayaan Hari Buruh 1 Mei di Solo lebih tenang. Para buruh hanya menggelar konvoi dan donor darah.

“Hari buruh tetap kita rayakan dengan melakukan konvoi tadi pagi. Tetapi di sisi lain kami juga ingin melakukan hal positif, yakni dengan donor darah ini,” kata Ketua Pimpinan Cabang (PC) Federasi Serikat Pekerja Percetakan Penerbitan dan Media Informasi (FS PPPMI) Solo, Wahyu Rahadi, kepada wartawan, Jumat (1/5).

Donor darah digelar di sebelah kantor PT Tiga Serangkai, Jl Dr Supomo, Solo. Tidak kurang dari 200 anggota FS PPMI mengkuti donor darah. Namun, lantaran keterbatasan, PMI hanya menyediakan 100 kantor untuk menampung darah.

Hari melanjutkan, sebelum donor darah, buruh melakukan konvoi dari Kerten ke lokasi donor darah. Buruh juga melakukan apel dan doa bersama untuk aktivis buruh Marsinah.

“Kami ingin Hari Buruh ini memang benar-benar menjadi milik buruh Indonesia dengan libur. Jadi, tidak boleh ada buruh bekerja di Hari Buruh,” kata dia.

Disinggung tuntutan di moment Hari Buruh tahun ini, Hari menyatakan masih banyak perusahaan yang mempekerjakan karyawan lebih dari 10 orang tetapi belum memiliki serikat pekerja. Ia mendorong pengusaha agar lebih memberi ruang terbentuknya serikat pekerja.

“Serikat buruh tidak hanya melawan tetapi juga bisa bekerjasama dengan perusahaan. Seperti yang kami lakukan ini juga kerjasama dengan perusahaan. Harapkan kedepan lebih banyak perusahaan memberi peluang adanya serikat pekerja,” terang dia.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge