0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Warga Makamhaji : Usut Dugaan Korupsi Pembangunan Underpass

(timlo.net/khalik)

Solo — Warga Makam Haji, Kartasura, Sukoharjo meminta kepada pemerintah untuk mengusut kasus dugaan korupsi dana pembangunan underpass. Pasalnya, sejak pembangunan underpass tahun 2012 silam selalu menuai masalah yang berkepanjangan.

“Kuat dugaan, dalam pembangunan proyek ini pasti terdapat penyelewengan dana,” terang salah seorang perwakilan warga, Syahroni dalam audiensi dengan pihak Perwakilan dari Balai Teknik Perkeretaapian Jawa Tengah di RM Embun Pagi, Kamis (30/4) siang.

Pernyataan ini dikuatkan, dengan terjadinya penyelewengan Detail Enginering Disign (DED) awal dibangunnya underpass. Lebar underpass direncanakan mencapai 14 meter. Namun, kenyataannya hanya selebar sembilan meter. Tak hanya itu, kualitas pembangunan proyek dibawah rel penghubung kereta api Solo-Jogja tersebut juga dinilai buruk. Pasalnya, berkali-kali kawasan underpass mengalami tambal sulam semata.

“Kami ingin diusut tuntas. Tidak hanya tambal sulam seperti saat ini,” kata Syahroni.

Total dana yang dianggarkan untuk pembuatan proyek underpass, kata Syahroni, mencapai Rp 27 miliar. Namun, saat pihaknya mengkonsultasikan kepada sejumlah ahli tata kota maupun ahli pembangunan proyek jembatan, bangunan tersebut ditaksir hanya sekitar lima miliar.

“Kami sudah konsultasi dengan para ahli, pembangunan underpass dengan berbagai polemiknya ini tidak sampai Rp 27 miliar. Melainkan, jauh dibawah angka tersebut,” jelasnya.

Jika pemerintah tak bersungguh-sungguh mengabulkan permintaan mereka, maka pihaknya mengancam akan melakukan demo besar-besaran di kawasan underpass.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge