0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kapan Freddy Budiman Dieksekusi?

Freddy Budiman (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Terpidana mati kasus narkoba, Freddy Budiman, belum juga dieksekusi. Jaksa Agung HM Prasetyo mengatakan, pihaknya masih menunggu terpidana menggunakan haknya.

“Setelah kita tanya masih belum minta grasi. Kita harus tunggu itu,” kata Prasetyo, Kamis (30/4).

Prasetyo mengatakan, pihaknya menghormati hak Freddy untuk mengajukan Peninjauan Kembali (PK) ataupun grasi kepada Presiden Jokowi.

“Sebagai negara hukum kita tidak boleh melanggar hukum, mungkin kesannya kita lambat, tapi aturannya begitu. Kalau kita tidak menghiraukan aturan kita melanggar hukum,” kata Prasetyo.

Freddy Budiman tak kenal kata kapok dalam menjalankan bisnis narkoba. Dia pernah kedapatan menggunakan ruang eksklusif di Lapas Cipinang untuk menggunakan narkoba dan kencan bersama wanita. Dia juga mengendalikan bisnis haram dari dalam Lapas.

Pada 14 April lalu, Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri melakukan gelar perkara kepemilikan pabrik ekstasi milik Freddy Budiman di Ruko Mutiara Blok A2, Taman Palem, Cengkareng, Jakarta Barat. Freddy masih leluasa mengatur bisnis haramnya dari Lapas Nusakambangan.

Menurut Kabareskrim Komjen Budi Waseso, narkoba tersebut dari Indonesia diedarkan hingga Belanda dan Pakistan. Pengungkapan ruko pabrik ekstasi ini bermula dari penangkapan kaki tangan Freddy di 3 lokasi yakni Perumahan Central Park, Cikarang Utara, Bekasi, Perumahan Graha Cikarang Blok D 15, serta rumah di Jl Cempaka Lestari, Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

[ren]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge