0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hujan Deras, Lokasi World Dance Day Dipindah

timlo.net/istimewa
Pertunjukan seni tari di Jalan Jendral Sudirman (Jensud) yang terpaksa dihentikan lantaran kondisi cuaca. (timlo.net/istimewa)

Solo – Hujan deras yang mengguyur Kota Solo sejak semalam membuat perayaan hari tari sedunia atau world dance day dipindahkan. Kegiatan yang digelar di kawasan Jalan Jenderal Sudirman (Jensud) terpaksa dihentikan. Pihak panitia memindahkan kegiatan tersebut ke sejumlah lokasi.

”Kegiatan jalan terus, tidak dihentikan,” ungkap Kabid Seni Budaya Disbudpar Solo, Vero Ekowati saat dihubungi Timlo.net Rabu (29/4) malam.

Dia menjelaskan, panitia pertujukan sudah menyediakan sejumlah lokasi, agar gelaran tahunan ini terus berlangsung. Seperti di Solo Squere, Grand Mall, paragon Mall, serta ISI Solo.

Sementara dihentikan pertujukan di kawasan Jensud membuat kecewa penoton. Kekecewaan nampak diwajah Wuryani (23), lantaran pertunjukan terpaksa dihentikan.

“Pastinya kecewa sekali,” terang gadis tersebut.

Jauh-jauh, Wuryani datang ke dari Sragen menuju Kota Bengawan sengaja untuk menyaksikan pertunjukan tahunan ini. Namun, pil pahit musti ia telan lantaran cuaca yang kurang bersahabat.

“Saya sengaja tadi, dari Sragen kesini. Eee ternyata malah hujan,” ungkap Wuryani nampak kecewa sekali.

Pertunjukan tari tak hanya digelar di sepanjang koridor Jensud, melainkan disejumlah titik seperti di Stadion Sriwedari, Grand Mall, Institut Seni Indonesia (ISI) Solo dan masih banyak yang lain.

Kegiatan yang mengusung tema “Tari : Nafas dan Kehidupan” ini melibatkan sebanyak ribuan penari, dari pelajar, mahasiswa hingga pegiat seni.

 

 

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge