0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

LPG Melon Tembus Rp 25 Ribu, Disperindagkop Gelar Operasi Pasar

dok.timlo.net/tarmuji
Operasi Pasar LPG 3 Kg di Wonogiri (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri —  Sepekan ini, LPG 3 Kg atau LPG Melon langka di Wonogiri, dan harganya menembus Rp 25 ribu. Menyikapi hal ini, Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (Disperindagkop UMKM) Wonogiri bersama Hizwana Migas Surakarta menggelar operasi pasar di Lingkungan Sukorejo, Kelurahan Giritirto, Kecamatan Wonogiri Kota, Rabu (29/4).

“Sebanyak dua truk pengangkut LPG Melon atau setara 700 tabung kita jual langsung kepada konsumen dan kepada pengecer,” ungkap Kepala Disperindagkop UMKM Wonogiri Guruh Santoso diwakili Kabid Perdagangan Disperindagkop UMKM, Wahyu Widayati.

Menurutnya, operasi pasar dilakukan hanya di wilayah Wonogiri Kota saja, sembari menunggu kondisi di lapangan setelah diadakannya operasi ini. Dijelaskan, harga LPG yang dijual kepada warga standar dengan harga di tingkat pengecer, yakni Rp 15.500.

“Warga yang antri beli langsung ini dengan syarat harus menunjukkan kartu identitas diri (KTP), dan setiap orang hanya diperbolehkan membeli dua tabung saja,” jelasnya.

Budi Prasetyo, Kabid LPG 3 Kg Hizwana Migas Surakarta menambahkan, pihaknya telah melakukan pantauan di sejumlah pangkalan dan pengecer di Wonogiri. Menurut dia, ada beberapa pola konsumsi masyarakat yang sampai saat ini dirinya belum ketahui. Diakui, ada sejumlah tempat pengecer dan pangkalan di Wonogiri ini mengalami kekosongan LPG 3 Kg

“Tadi saya sempat tanya pada mereka soal kekosongan LPG  ini. Mereka pun malah balik tanya ke saya, ada apa kok seperti ini,” jelasnya.

Ditandaskan, jika nantinya di lapangan terjadi permainan, pihaknya akan segera bertindak dengan melaporkan ke pihak Pertamina. “Nanti akan diberi peringatan, bahkan kemungkinan sanksi administratif,” katanya.

Sementara, Sugeng (30) warga Kelurahan Giritirto mengakui, selama satu minggu ini, LPG Melon mengalami kelangkaan. Jika ada pun harganya melejit, menyentuh Rp 19 ribu hingga Rp 25 ribu.

“Ya lumayanlah, kalau ada gebrakan (Operasi Pasar) semacam ini, paling tidak saya tak terlalu repot mencari kemana-mana,” kata penjual makanan ini.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge