0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mau Bikin Apartemen Prostitusi, Ahok Dihujat

Gubernur DKI Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Gubernur DKI Basuki T Purnama mewacanakan membangun apartemen khusus untuk melegalkan praktik prostitusi. Namun wacana ini langsung disambut hujan kritik oleh berbagai kalangan.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengecam keras ide yang dilontarkan oleh Ahok. Ide Ahok dinilai sangat liar tidak menghargai lembaga keagamaan dan tokoh agama yang berada di Jakarta.

“Seharusnya sebagai pemimpin, Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta mengundang diskusi sejumlah pihak, bukan langsung melontarkan ide liar seperti ini,” kata Anggota Legislatif Jakarta Fraksi PKS, Tubagus Arif.

Lebih jauh dia menyarankan sebaiknya Ahok fokus dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) di sejumlah wilayah di Ibukota dan bukan membangun lokasi khusus prostitusi.

“Di RPJMD tidak ada lokalisasi dan sertifikasi untuk PSK, fokus saja pada RPJMD yang sudah ada, jangan selalu mengeluarkan ide liar yang kontroversi, karena ini dapat menimbulkan konflik horisontal ke depannya,” pungkas dia.

Wakil Ketua Komisi I DPR Tantowi Yahya menegaskan apartemen khusus lokalisasi bukanlah jalan keluar yang tepat. Sebab, kata dia, di era Sutiyoso lokalisasi sudah banyak yang ditutup.

“Lokalisasi itu sejak Pak Sutiyoso sudah disingkirkan, sebenarnya isu itu tidak ada lagi. Jadi, tidak boleh lagi adanya lokalisasi. Apalagi penjelasan gubernur yang singgung banyak pihak. Ya harusnya ikuti saja apa yang dilakukan Sutiyoso,” tegasnya.

Wakil Ketua Komite III DPD Fahira Idris menilai wacana tersebut sebagai upaya pengalihan isu atas buruknya kinerja Pemprov DKI. “Jadi orang konsentrasinya terpecah. Tingkat kemiskinan menambah, isu reklamasi tertutup jadinya, menurut saya prostitusi ini hanya wacana yang bikin gaduh memperhatikan kinerja pemprov lainnya,” kata Fahira di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (28/4).

Senator asal Jakarta ini menilai seharusnya sebelum berwacana, Ahok terlebih dahulu memikirkannya secara matang dan membentuk tim ahli/konsultan untuk memberikan pendapat tentang penting tidaknya lokalisasi. Jika seperti ini, kata dia, Ahok tak lebih dari seorang anak kecil yang berbicara ngalor ngidul.

“Sewa tim ahli konsultan, Jakarta itu prostitusi penyebarannya sudah seperti apa, jangan asal jeplak tanpa ada kajian. Alasannya apa kenapa, jadi tidak seperti anak kecil ngomong asal ngawur aja,” tandasnya. [did]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge