0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ahok Panggil Pengelola Kalibata City

dok.merdeka.com
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan Apartemen Kalibata City memiliki banyak permasalahan. Untuk itulah, Pemprov DKI Jakarta merasa perlu melakukan pemanggilan terhadap pengelola.

Basuki atau akrab disapa Ahok menjelaskan, permasalahan awal terjadi semenjak Pembentukan Perhimpunan Penghuni Rumah Susun (PPPRS). Terjadi cek cok antara penghuni dan pengelola. Namun, Pemprov DKI Jakarta tidak dapat berbuat banyak.

“PPPRS itu ada peraturan menteri juga, kami udah putusin setelah mereka daftar tapi enggak kami sahkan. kenapa? Karena ada cekcok antara warga dan pengelola. Engga ada kesepahaman, makanya disuruh nunggu. Itu yang sering berantem, ribut,” jelasnya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (28/4).

“Kenapa? Karena di tengah jalan si pengembang kalo dia enggak jual lepas, dia masih punya hak suara. Itu yang sering sekali membuat para penghuni kalah sama pengembang,” tambah mantan Bupati Belitung Timur ini.

Dia menjelaskan, pihaknya sudah mendapatkan banyak laporan mengenai iuran yang tinggi dari pihak pengelola. Untuk itu, suami Veronica Tan ini meminta untuk membuka transparansi penggunaan dana iuran per bulan.

“Hampir semua begitu. Mesti ada transparansi aja, soalnya dikasih ke warga juga belum tentu beres,” katanya.

Pemprov DKI Jakarta ingin segera menyelesaikan polemik yang terjadi. Karena belum lama ini pihak Polda Metro Jaya juga menemukan adanya praktik prostitusi di Apartemen Kalibata City.

“Nanti kami suruh Dinas Perumahan panggil semua yang bermasalah,” tutup Ahok.

[eko]

Sumber : Merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge