0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Cuaca Ekstrim

Pendakian Merapi dan Merbabu Diimbau Ditunda

dok.timlo.net.nanin
Puncak Gunung Merapi (dok.timlo.net.nanin)

Boyolali — Cuaca ekstrim yang ditandai dengan masih tingginya intensitas hujan dan angin kencang mengancam aktivitas para pendaki di Gunung Merapi dan Merbabu. Pendakian di gunung tersebut disarankan untuk ditunda. Selain berbahaya, kondisi ini rawan terjadinya laka gunung.

“Sebaiknya ditunda dulu sampai kondisi kembali normal,” imbau Komandan SAR BPBD Boyolali, Kurniawan Fajar Prasetya, Selasa (28/4).

Dijelaskan, masih sering terjadi konsentrasi awan yang memicu kondisi hujan dan angin yang menimbulkan kondisi cuaca ekstrim. Tingginya intensitas dan frekuensi hujan dan angin di kawasan dua gunung tersebut, terjadi di
ketinggian tertentu semisal di kawasan puncak, tentunya sangat berbahaya bagi para pendaki.

“Setidaknya sampai akhir Mei atau menunggu kondisi alam kondusif,” kata Fajar.

Tercatat dalam sebulan terakhir, SAR Boyolali melakukan beberapa tindakan evakuasi kepada pendaki di Gunung Merapi – Merbabu, baik yang terluka ataupun tersesat. Terakhir, dua pendaki asal Yogyakarta, terpaksa di
evakuasi dari Gunung Merbabu karena menderita sakit.

Diketahui dalam dua pekan terakhir, kondisi cuaca di Boyolali cukup ekstrim. Hujan deras kerap melanda. Selain banjir yang melanda tiga kecamatan pekan lalu, hujan deras juga terjadi di kawasan kaki Merapi – Merbabu. Kondisi ini menyebabkan bencana longsor di jalur Solo – Selo – Borobudur (SSB) yang membuat lalu lintas Boyolali – Magelang sempat terputus.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge