0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Warga Ancam Urug Underpass Makamhaji

Underpass Makamhaji banjir setinggi satu meter (timlo.net/putra kurniawan)

Sukoharjo — Warga Desa Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo memberikan tenggat waktu lima hari kepada
Dirjen Perkretaapian Kementrian Perhubungan untuk mengatsi banjir di underpass Makamhaji. Jika dalam lima hari tidak bisa diselesaikan, warga mengancam akan menguruk underpass rata dengan jalan utama.

“Kkita berikan teggat waktu sampai lima hari ke depan untuk mengatasi banjir ini. Ini sesuai dengan perjanjian dengan warga saat akan dimulai proses pembangunan, kita dijanjikan tidak akan banjir, dan jika banjir kita akan
urug,” kata tokoh masyarakat Desa Makamhaji, Muhamad hadi Purnomo, Selasa (28/4).

Dijelaskan pria yang bisas disapa Mbah Pur ini, pada awal pembangunan warga sempat menolak. Namun setelah diberikan jaminan underpass tidak akan benjir, warga bersedia denganc atatan, jika terjadi banjir akan diurug
dengan tanah.

Dalam perkembangannya, selama underpass sudah digunakan, banjir selalu terjadi saat musim hujan. Dan puncaknya paling parah terjadi pada Sabtu (25/4) hingga Selasa (28/4) banjir masih merendam jalan underpass.

“Ini sudah menjadi tanggungjawab saya. Seperti yang sudah saya sampaikan saat awal proses pembangunan underpass. Jika banjir tidak bisa diselesaikan, akan saya urug dengan tanah, berapapun biayanya,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge