0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

TNI Klaim 500 WNI Gabung ISIS

dok.merdeka.com
Mullah Omar dan Khalifah ISIS. (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Pergerakan kelompok radikalis ISIS diklaim kian masif. Dari Indonesia, sudah 500-600 WNI yang sudah berangkat menjadi anggota ISIS untuk berjuang bersama anggota lainnya di Suriah dan Irak.

“Yang kita khawatirkan adalah mereka berangkat bukan lagi secara per orangan tapi membawa serta keluarga. Mereka suatu saat akan menjadi kader-kader yang terlatih dan terdidik,” kata Kadispenad TNI AD Brigjen TNI Wuryanto, Senin (27/4).

Untuk langkah pencegahan tersebut, dijelaskan Wuryanto jika TNI AD akan melakukan pembinaan teritorial dalam mana menjadikan ruang demografi Indonesia bebas radikalisme dan khususnya pergerakan ISIS. Selain kepada masyarakat, pembinaan juga diarahkan kepada semua prajurit TNI AD agar tidak terpengaruh bujuk ISIS.

“Kami akan melakukan pembinaan teritorial agar wilayah Indonesia bebas paham radikalisme khususnya ISIS. TNI dari atas sampai Babinsa melakukan pencegahan terhadap upaya rekruitmen untuk mendirikan ISIS di RI. Selain itu, kepada prajurit TNI kami akan lakukan upaya pencegahan supaya tidak terpengaruh dengan bujuk rayu ISIS,” lanjut Wuryanto.

Dijelaskan Wuryanto, selama ini ISIS selalu merekrut pengikutnya karena alasan ekonomi. Dengan iming upah puluhan hingga ratusan juta rupiah, mereka menjadikan pengikutnya sebagai pasukan jihad di Irak dan Surya. Oleh karena itu, kata Wuryanto, pihaknya akan selalu berkoordinasi dengan Babinsa, Babinkamtibmas dan lurah untuk melakukan pendektesian secara dini.

“Selama ini ISIS selalu bidik keanggotaannya karena alasan ekonomi. Kami akan bantu menjaga ketahanan pangan di mana TNI akan turun ke sawah bantu masyarakat,” pungkas Wuryanto.

[ian]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge