0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Filipina Minta Indonesia Ampuni Mary Jane

dok.merdeka.com
Presiden Jokowi bertemu Presiden Benigno Aquino (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Pemerintah Filipina meminta Indonesia membatalkan eksekusi mati terhadap warga negaranya, Mary Jane Fiesta Veloso. Namun, pemerintah Indonesia belum secara resmi memberikan tanggapan.

“Saya tadi sampaikan, akan saya jawab nanti sore,” kata Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), Senin (27/4).

Setibanya di Tanah Air, Jokowi segera menemui Jaksa Agung H.M Prasetyo. Oleh karenanya, Jokowi akan menyampaikan tanggapan soal permintaan pengampunan Presiden Filipina atas warganya itu pada sore ini.

“Ya menunggu sore. Nanti akan saya telpon. Saya akan tanyakan ke kejaksaan agung. Akan saya telepon lagi, ke presiden Aquino langsung, atau ke Menlu untuk disampaikan ke Presiden Aquino,” jelasnya.

Sebelumnya, Presiden Aquino yang akrab disapa Ninoy didemo warganya karena tidak memperjuangkan nasib Mary Jane. Setelah unjuk rasa marak, barulah dia berjanji melobi Jokowi di sela-sela KTT ASEAN.

“Sangat memalukan, Presiden Aquino tidak melakukan tindakan apapun. Padahal Mary Jane adalah korban dari sindikat narkoba internasional,” kata Ketua LSM Migrante Gerry Martinez.

Mary Jane (30 tahun), menurut pengakuan rekan-rekannya di LP Wirogunan Yogyakarta, adalah korban penipuan. Temannya menitipkan koper yang berisi sabu-sabu lebih dari 2 kilogram. Mary Jane tidak mendapat penerjemah yang layak, sehingga kesulitan menjawab pertanyaan hakim dan jaksa.

Lebih tragis lagi, Mary Jane dipindah ke Nusakambangan Jumat (24/4), ketika dua putranya baru tiba dari Filipina untuk menjenguk. Sampai nanti detik-detik terakhirnya, dia tidak bisa melihat darah dagingnya.

[ard]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge