0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Keluarga Zainal Abidin Tak Bisa Jenguk ke Nusakambangan

dok.merdeka.com
Keluarga terpidana mati Zainal Abidin (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Jelang eksekusi mati terpidana narkoba, aktivitas di pintu masuk Lapas Nusakambangan semakin tinggi. Sejumlah pihak yang berkepentingan begitu sibuk keluar masuk kawasan steril itu.

Namun, di satu sisi, Keluarga dan kuasa hukum terpidana mati Zainal Abidin dilarang membesuk lantaran tak mempunyai izin dari kejaksaan. Mereka langsung menuju Kejari Cilacap untuk mengurus surat izin besuk.

“Ini kami mau urus dulu ke kejaksaan,” kata Ade Yuliawan kuasa hukum terpidana mati Zainal Abidin di Lapas Nusakambangan, Senin (27/4).

Selain itu, Ade Yuliawan mengatakan bahwa pihaknya belum menerima surat putusan peninjauan kembali dari Mahkamah Agung. Maka eksekusi mati Zainal Abidin harus dibatalkan.

“Sebenarnya kami yang ajak ke dalam tapi harus ada mekanisme. Satu bulan lalu melalui telepon. Belum ada notifikasi akan dieksekusi,” ujarnya.

Lanjut dia, pihaknya menolak pemindahan Zainal Abidin dari Lapas Pasir Putih ke Lapas Besi atau ruang isolasi. Sebab, hasil putusan PK belum diberitahukan pihak keluarga dan kuasa hukum.

“Kalaupun ditolak PK-nya tidak bisa langsung besok dieksekusi. Mekanismenya kan tujuh hari melalui pengadilan. Jadi tolong dihormati,” katanya.

Sementara di kesempatan yang sama, Iwan Setiawan adik Zainal Abidin mengatakan kedatangannya untuk bertemu Zainal Abidin lantaran sudah lama tak bertemu.

[did]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge