0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rampok Bersenpi Gasak Rp 400 Juta

merdeka.com
ilustrasi perampokan (merdeka.com)

Timlo.net — Perampokan bersenpi di jalanan kembali terjadi Riau. Kali ini di jalan lintas kecamatan Minas – Perawang, Kabupaten Siak Riau. Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo Sik Minggu (26/4) mengatakan, para pelaku perampokan di jalan lintas timur tersebut saat ini menjadi target operasi jajaran kepolisian di Riau.

“Polda dan jajaran sedang menyelidiki kasus ini, keterangan dari korban dan warga setempat menjadi informasi awal yang kita terima,” ujar Guntur.

Guntur menceritakan, para pelaku yang menggunakan sepeda motor itu menembak korbannya yang membawa mobil, dan berhasil menggondol uang korbannya sebanyak Rp 400 juta.

“Kedua korban bernama Sarbon Sembiring (48) dan Safari (32) yang saat itu baru saja mengambil uang dari salah satu Bank, Jumat (24/4) lalu,” jelas Guntur.

Kedua korban yang berdomisili di kabupaten Siak itu baru saja mengambil uang dari sebuah Bank di Perawang. Peristiwa perampokan terjadi saat keduanya hendak kembali ke Minas melalui jalan lintas.

Namun naas bagi keduanya, diduga para pelaku sudah membututi korban saat mengambil uang, hingga diperjalanan, para pelaku mendekati kedua korban dan meletuskan senpi.

“Sarbon Sembiring yang mengemudikan mobil berhenti karena lengannya mengalami luka tembak, setelah kaca samping mobil tembus dengan peluru dua kali letusan,” terang Guntur.

Korban yang berprofesi sebagai tukang las itu menghentikan mobil. Sambil menodongkan senpi, kedua pelaku merampas uang korban yang baru diambil dari Bank sebanyak Rp 400 juta. Tak ingin aksinya diketahui warga dan polisi, kedua pelaku langsung melarikan diri dengan sepeda motor jenis Yamaha Vixion.

“Sedangkan korban yang mengalami luka pada bagian lengan kanan saat ini mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau, Pekanbaru,” kata Guntur.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), Guntur menjelaskan, pihaknya menemukan dua butir amunisi dan satu selongsong peluru serta satu unit magazin pistol atau wadah peluru.

“Hasil olah TKP, keterangan korban dan warga sekitar akan menjadi bahan kita untuk mencari keberadaan pelaku,” imbuhnya.

Guntur mengatakan, saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan Jajaran Polres Siak guna mengejar para pelaku yang meresahkan masyarakat tersebut. Selain itu, Guntur mengimbau kepada warga agar lebih berhati-hati saat akan bertransaksi di Bank dengan jumlah uang yang cukup besar.

“Kepada warga diminta agar saat akan bertransaksi menggunakan jasa pengawalan dari kepolisian, karena tidak dipungut biaya sama sekali,” pungkasnya.

[rnd]

Sumber : Merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge