0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Muncul Spanduk Penolakan, Jalan Prof Soeharso Satu Arah Jalan Terus

timlo.net/daryono
Spanduk yang menolak jalan satu arah (timlo.net/daryono)

Solo – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Solo memastikan perubahan arus Jalan Prof Soeharso dari dua arah menjadi satu arah mulai Senin (27/4) tetap berlangsung. Meskipun, muncul adanya spanduk penolakan mengatasnamakan warga.

“Kalau memang ada penolakan, silahkan mengirim surat ke Walikota atau Kepala Dishubkominfo. Nanti mereka akan kami undang dan kami beri penjelasan,” kata Kepala Bidang Lalu Lintas Dishubkominfo Solo, Sri Baskoro kepada wartawan, Minggu (26/4) di Car Free Day (CFD).

Untuk diketahui, pemberlakukan arus searah jalan Prof Soeharso dari selatan ke utara yakni dari pertigaan Faroka hingga perempatan Fajar Indah. Menyusul rencana itu, muncul spanduk penolakan mengatasnamakan warga.

Menurut Baskoro, perubahan arus itu telah melalui kajian mendalam. Pihaknya juga telah melakukan survei ke lapangan. Dari hasil survei, tingkat kecelakaan di jalur itu relatif tinggi mengingat jalur itu dilewati kendaraan truk dan barang.

“Kalau ada sepeda motor berpapasan rawan sekali. Perubahan ini juga untuk mengurangi kemacetan dari selatan ke utara,” kata dia.

Baskoro menambahkan, meski berlaku satu arah, khusus angkuta diperbolehkan melawan arus dari utara ke selatan. Hal itu untuk mendorong masyarakat menggunakan transportasi umum.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge