0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Paska Banjir Solo, Pemkot Butuh Empat Hari Bersihkan Lumpur

Warga gunakan jalan kampung untuk jemur barang-barang (timlo.net/daryono)

Solo – Hari keempat paska banjir yang melanda kawasan Solo utara, Rabu (22/4) malam, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo masih fokus pada pembersihan lumpur dan penyediaan logistik dalam bentuk dapur umum.

“Hari ini kerja bakti terakhir untuk Kecamatan Banjarsari. Untuk hari ini pembersihan di wilayah Sumber RW 1. Saya minta pembersihan dan logistik,” kata Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo saat ditemui Timlo.net, Minggu (26/04) di rumah dinas Loji Gandrung.

Menurut Rudy, sapaan akrabnya, dapur umum untuk menjamin logistik bagi korban banjir masih berlangsung hingga hari ini. Hal itu agar kebutuhan logistik tetap terpenuhi. Jika ada warga yang tidak mengalami keterlambatan mendapatkan logistik, Rudy meminta dimaklumi lantaran keterbatasan personel.

“Karena kan harus mengurus Sumber, Banyuanyar, Kadipiro, Jebres. Kalau Bumi, Laweyan dan Sondakan kan sedikit,” kata dia.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solo, Dono Tumpo mengatakan hari ini sebanyak 20 truk dikerahkan untuk membersihkan lumpur. Pembersihan lumpur membutuhkan waktu lantaran lumpur harus dikeruk terlebih dulu. Setelah itu baru kemudian disemprot dengan air.

“Kalau lumpurnya langsung disemprot nanti malah menumpuk di selokan. Membuat selokan mampet,” kata dia.

Pantauan Timlo.net di wilayah Banyuanyar, Minggu (26/4), warga masih terus membersihkan rumah masing-masing. Cuaca panas dimanfaatkan warga untuk menjemur barang-barang yang basah dan kotor akibat banjir. Bahkan, beberapa ruas jalan kampung ditutup lantaran dipakai warga menjemur pakaian dan barang-barang lainnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge