0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Puluhan Rumah Nelayan Dibakar Massa

dok.merdeka.com
Massa bakar rumah nelayan di Buleleng (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Puluhan rumah nelayan di Dusun Tamblingan, Munduk Kecamatan Banjar, Buleleng, Bali, dibakar massa, Sabtu (25/4). Insiden ini dipicu lantaran para nelayan dianggap menduduki tanah adat.

Para penghuni rumah dibakar hanya bisa pasrah dan terdiam melihat rumahnya ludes. Rumah mereka dibongkar secara paksa oleh ratusan masyarakat tergabung dalam Catur Desa Adat Dalem Tamblingan, terdiri atas Desa Munduk, Gesing, Umejero, dan Gobleg. Selain diusir dari wilayah itu, mereka yang sebagian besar hidup sebagai nelayan tepi danau ini hanya bisa menangis melihat rumahnya hancur.

Dengan mengenakan pakaian adat, ratusan masyarakat ini datang secara bersamaan. Beberapa orang dianggap penggerak langsung berteriak-teriak memberi perintah kepada massa.

“Bongkar!! Bongkar!! Bakar!! Pergi!” teriak ratusan warga dengan bahasa Bali.

Massa ternyata sudah melengkapi diri dengan peralatan. Ada yang membawa linggis, palu, kapak, cangkul dan kayu.

Mereka langsung merusak dan membongkar bangunan rumah nelayan di pinggir Danau Tamblingan itu. Warga yang diusir hanya diam dan menangis tak bisa berbuat apa-apa. Mereka tak berdaya melihat ratusan massa yang datang.

“Saya pasrah saja, lagian saya dari kecil tinggal di sini. Hampir selama 27 Tahun. Rumah ini sudah turun-temurun. Terpaksa sekarang kami akan mengungsi ke rumah kakek di daerah Desa Munduk,” kata seorang warga yang rumahnya dirusak, Komang Meriawan.

[ary]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge