0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Air Bengawan Solo Masih Tinggi, Status Siaga II Banjir

dok.timlo.net/nanang rahadian
Relawan mengecek ketinggian air sungai Bengawan Solo (dok.timlo.net/nanang rahadian)
Sukoharjo — Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Bengawan Solo masih cukup tinggi dan berada pada tanda kuning pada alarm deteksi banjir di Jembatan Bacem. Warga diminta waspada akan datangnya banjir susulan, mengingat Wonogiri masih terjadi hujan dan elevasi air Waduk Gajah Mungkur masih cukup tinggi.
“Tadi sudah dilepas sekitar 100 meter per kubik, namun di wilayah hulu masih hujan dan elevasi air waduk masih tinggi, kemungkinan ditambah cukup tinggi, sehingga kami minta warga untuk waspada,” kata Kepala BPBD
Sukoharjo, Suprapto, Sabtu (25/4).Selain karena wilayah hulu Sungai Bengawan Solo masih hujan, tingginya muka air Sungai Dengkeng juga menjadi faktor penyebab terjadinya banjir di Sukoharjo bagian utara. Suplai air sungai dari Klaten ini cukup besar,
sehingga tiga desa di Kecamatan Grogol dan Mojolaban tergenang.

Dari pantauan petugas BPBD Sukoharjo, sampai sekitar pukul 12.00 WIB, TMA di Sungai Bengawan Solo masih pada angka 8,24. Sehingga dengan melihat kondisi muka air masih cukup tinggi, BPBD masih bertahan pada Siaga II.

“Status masih Siaga II dan kita berharap cuaca cukup bersahabat dan tidak lagi turun hujan di wilayah Soloraya,” tandas Kabid Ops SAR Sukoharjo, Muchlis.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge