0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Harga Cabe Teropong Merah Meroket

timlo.net/setyo puji s
Pedagang cabe di pasar (timlo.net/setyo puji s)

Solo –  Cabe teropong merah di sejumlah pasar tradisional di wilayah Solo mengalami kelangkaan. Hal ini dipicu karena cuaca ekstrim yang terjadi beberapa pekan terakhir.

“Jika kondisi normal biasanya kita mendapatkan pasokan sekitar 15 ton per hari, namun saat ini hanya mendapatkan jatah lima ton saja,” ujar salah satu pedagang pasar legi, Ahmad Sahip kepada wartawan, Jumat (24/4).

Ia menuturkan, dampak dari minimnya pasokan tersebut menyebabkan harga jual dipasaran meningkat dua kali lipat jika dibandingkan harga biasanya.

“Sebelumnya harga cabe teropong merah ini hanya berkisar Rp 8 ribu per kilogramnya namun untuk saat ini melonjak tajam menjadi Rp 18 ribu per kilogramnya,” jelasnya.

Ahmad mengaku, langkanya pasokan tersebut dikarenakan cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini, sehingga menyebabkan banyak cabe jenis tersebut membusuk.

“Karena minimnya pasokan, tak jarang setiap pagi banyak para pedagang yang berebut untuk mendapatkan jatah,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge