0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mengenaskan, Wonogiri Tak Punya Ruang Penyimpan Arsip

Arsiparis Arpusda Wonogiri di antara tumpukan dokumen di dalam gudang (dok.timlo.net/aris arianto)

Wonogiri – Kabupaten Wonogiri, kabupaten dengan wilayah terluas kedua di Jateng, ternyata tidak memiliki gudang penyimpan data standar. Kondisi gudang arsip milik Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Wonogiri saat iniu sungguh memprihatinkan. Selain overload, atap gudang bocor, rak tempat menaruh arsip dan dokumen juga belum sesuai standar, bahkan kondisi gedung ini pun nyaris roboh.

“Pernah satu kali renovasi, tapi itu sudah lama banget,jauh sebelum saya menjabat kepala di sini, itu dulu bekas Kantor Cabang Dinas Perburuhan, sekitar tahun 1980-an,” jelas Kepala Arpusda Wonogiri, Karyanto Eko, Jumat (24/4).

Dikatakan, saat ini Arpusda memiliki dua buah gudang arsip. Satu gudang menjadi satu komplek dengan kantor di bilangan Kelurahan Wonokarto, Kecamatan Kota, dan satu lagi terpisah dengan jarak sekitar 1 kilometer. Total dokumen yang tersimpan di kedua gudang mencapai 90.000 berkas.

“Sebenarnya istilah yang digunakan untuk menyimpan dokumen atau arsip itu adalah depo. Tapi, kami memang belum memiliki standar sebuah depo, jadi sementara bisa disebut gudang, itupun jauh dari kelayakan. Semestinya tertutup tanpa kaca, dan ada kipas angin plus AC-nya,”jelasnya.

Ditambahkan, gudang di komplek kantor sudah tidak mampu menyimpan dokumen. Dari kondisi ideal 20.000 berkas, kini dijejali 30.000-an berkas. Beberapa malah diletakkan di lantai begitu saja. Keadaan yang tak jauh beda dialami gudang di lokasi terpisah lainnya.

“Atap yang bocor juga membuat permasalahan lagi. Air hujan membasahi dokumen, seringkali kami harus menjemurnya langsung di bawah sinar matahari. Padahal hal ini sebenarnya tidak diperkenankan. Mengeringkan arsip hanya boleh diangin-anginkan,” bebernya.

Atas permasalahan itu, hanya ada satu cara penanganan. Menurut Karyanto Eko. yakni dibangun gedung baru menggantikan gedung lama. Selain itu peralatan standar kearsipan juga harus dilengkapi.

“Ya gedungnya harus dibangun tingkat,pasalnya kalau mau dilebarkan tanah kita sudah tidak punya lagi,”tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge