0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pensiunan PNS Pindad Ditemukan Meninggal di Kali

Korban saat diusung ke ambulance (dok.timlo.net/aditya wijaya)
Klaten — Setelah berjam-jam dilakukan pencarian, Rusdi (75) warga Dusun Plawikan, Desa Plawikan, Kecamatan Jogonalan yang diduga hilang di Kali Ujung akhirnya Jumat (24/4) siang, ditemukan dalam keadaan tak bernyawa,
“Seusai shalat Jumat, saya menuju Dam Daratan di Desa Sukorejo, Kecamatan Wedi yang berdekatan dengan Desa Pandes. Pasalnya, saya menerima informasi bahwasanya di daerah Jogonalan ada orang hilang dan dimintai tolong
bersiap-siap membuka pintu air,” ujar petugas pintu air Dam Daratan, Sukirno.Setelah pintu air dibuka, imbuh Sukirno, jasad korban baru terlihat lantaran sedimen welet yang menutupi aliran Kali Ujung sudah hilang. Kemudian, ia pun coba menghubungi salah satu staf Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten dan Koramil Wedi.

“Setelah sedimen welet itu hilang, mayat baru kelihatan. Posisinya tengkurap di aliran sungai dengan mengenakan kemeja berwarna coklat kopi dan celana pendek. Ada luka di bagian tubuhnya, mungkin karena terbentur bebatuan,” imbuhnya.

Hingga berita ini diturunkan, jenasah korban yang diketahui pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pindad, pembuatan pabrik senjata di Bandung sudah dibawa ke rumah duka di Desa Plawikan. Korban diduga terseret arus
Kali Ujung pada Kamis (23/4) malam, saat hendak buang air besar.

 

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge