0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Usai Kebanjiran, Guru dan Siswa Jemur Buku

(dok.timlo.net)

Boyolali — Pasca banjir yang menerjang wilayah Kismoyoso, Ngemplak, Boyolali, Rabu (22/4) malam lalu, hingga saat ini aktivitas kegiatan belajar mengajar belum normal. Di SD Negeri 3 Kismoyoso, guru dan siswanya masih
melakukan pembersihan dan menjemur buku-buku pelajaran yang basah.

“Senin (27/4) mungkin baru bisa normal kegiatan belajar mengajarnya,” ungkap salah satu guru, Wahyono, Jumat (24/4).

Untuk kegiatan hari ini, lebih banyak difokuskan membersihkan lingkungan sekolah, termasuk ruang kelas yang kotor terkena lumpur. Selain itu, juga memilah-milah dan menjemur buku pelajaran yang basah akibat terjangan
banjir. Sebagian buku pelajaran yang terendam air tidak bisa digunakan.

“Yang bisa digunakan kita jemur,tapi banyak juga yang rusak, kita berharap ada bantuan dari pemerintah untuk buku-buku pelajaran,” harapnya diamini guru-guru yang lain.

Sementara dari pantauan di lokasi, kegiatan bersih-bersih ini juga melibatkan anak-anak. Mereka terlihat antusias menyapu halaman sekolah dari lumpur dan menjemur kursi yang basah. Ketinggian banjir yang menerjang SDN 3 Kismoyoso mencapai 30 cm hingga 1,5 meter. Selain SDN 3 Kismoyoso, air juga membanjiri SDN Kismoyoso 1 dan SDN Dibal.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

KEMBALI KE ATAS badge