0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pendaftaran Masuk Polri Diperpanjang Hingga 2 Mei

Antusiasme peserta penerimaan anggota Polri di Mapolres Klaten (dok.timlo.net/aditya wijaya)
Klaten — Kabag Sumda Polres Klaten Kompol Heru Setyaningsih menegaskan, masuk menjadi anggota Polri itu gratis atau tidak dipungut biaya. Pasalnya, prinsip yang dipakai dalam proses penerimaan anggota Polri adalah “Betah.”
“Betah merupakan kepanjangan dari bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Selama mereka memenuhi persyaratan, baik itu kelengkapan administrasi, fisik, kesehatan, punya prestasi akademik bagus, maka mereka
bisa mendaftarkan diri dan tidak dipungut biaya sama sekali,” tegas Kompol Heru Setyaningsih, Jumat (24/4).
Agar prinsip itu bisa berjalan, imbuh Kompol Heru, panitia penerimaan calon anggota Polri menggandeng instansi atau lembaga terkait untuk melakukan pemeriksaan kelengkapan administrasi para pendaftar. Sedikitnya ada tiga
lembaga dari eksternal Polri yang digandeng, yakni Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), serta dari kalangan LSM maupun media.”Selain itu, batas akhir pendaftaran yang semula sampai 25 April, kini diperpanjang hingga 2 Mei mendatang. Hal ini untuk mengakomodir calon pendaftar yang masih duduk di bangku kelas tiga SMA atau sederajat,” imbuhnya.

Tidak dipungkiri, selama ini masyarakat menganggap bahwa untuk menjadi anggota Polri harus mengeluarkan biaya super besar. Hanya mereka yang berduit yang bisa diterima jadi polisi.

“Masuk Polri tidak dipungut biaya. Jangan percaya kepada orang-orang atau pihak-pihak yang mengaku bisa meloloskan untuk jadi anggota Polri dengan syarat si pendaftar menyerahkan sejumlah uang dengan nominal tertentu,” timpal Kapolres Klaten AKBP Langgeng Purnomo melalui Kasubbag Humas AKP Sugeng Handoko.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge