0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pengen HP, 2 Buruh Gudang Nekad Nyolong

Dua tersangka buruh gudang yang nekat nyolong di tempatnya bekerja sedang diiterogasi polisi (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Lantaran ingin memiliki telepon genggam (HP), dua buruh gudang nekat mencuri di tempat kerjanya. Aksi kedua tersangka, Rahmad Hidaya alias Gober (22) warga Jebres dan Gery Gantika (23) warga Pucangsawit, Jebres diketahui lantaran pemilik gudang curiga barang yang diletakkan di gudang tidak sesuai dengan daftar list.

“Kami menangkap dua buruh gudang yang mencuri di tempatnya bekerja,” jelas Kapolsek Jebres, Kompol Edison Panjaitan, Kamis (23/4).

Informasi yang dihimpun, seorang tersangka, Gery, bersembunyi di gudang saat jam istirahat siang karyawan. Setelah gudang sepi, Gery melemparkan sejumlah barang yang terdiri dari sabun, pasta gigi, dan kebutuhan harian lainnya melalui tembok pembatas. Setelah aksinya dilakukan, tersangka dengan dibantu rekannya, Rahmad mengambil barang yang dilempar keluar gudang pada malam harinya.

“Jadi, modus tersangka ini mengeluarkan barang yang ada di gudang dengan cara dilempar melalui tembok saat jam istirahat karyawan. Setelah itu, keduanya mengambil barang tersebut pada malam hari,” ungkap Kapolsek.

Dari pengakuan tersangka, keduanya telah melakukan aksi tersebut sebanyak tujuh kali. Selama waktu tersebut, tidak pernah ada yang curiga. Hingga akhirnya, dilakukan check list barang dan terdapat adanya selisih antara barang yang ada dan hilang.

“Saya sudah setahun lebih bekerja disana. Tidak ada yang curiga, sampai dilakukan check list barang,” ujar Gery.

Barang yang berhasil dicuri itu, kata Gery, dijual kepada seorang kenalannya. Dan uang hasil penjualan digunakan untuk membeli HP.

“Uangnya dibagi dua bagian. Milik saya, untuk membeli HP,” akunya.

Atas perbuatannya tersebut, tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal lima tahun penjara.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge