0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jelang Pembukaan Divisi Utama, Persis Siap 100 %

Launching skuad dan jersey Persis Solo (dok.timlo.net/aryo yusri atmaja)

Solo —¬†Laskar Sambernyawa Persis Solo akan menandai pembukaan Divisi Utama 2015 dengan berjumpa rivalnya, yakni PSIS Semarang di Stadion Manahan, Minggu (26/4) malam. Pelatih Persis, Aris Budi Sulistyo telah menyatakan skuadnya dalam kondisi 100 persen siap bertempur.

Dua kali sudah Persis menjajal PSIS di pra musim baik bertanding di Solo maupun di Semarang. Meski secara hasil, Persis belum mampu mengalahkan PSIS, Aris Budi menilai para pemainnya cukup paham dengan kekuatan Mahesa Jenar. Apalagi besok adalah pertandingan resmi dan Persis bakal mendapat dukungan penuh dari suporternya yang terkenal fanatik.

“Bisa saya katakan bahwa kami sudah siap 100 persen. Kesiapan fisik pemain serta taktik dan strategi sudah kami siapkan untuk melawan PSIS. Hanya saja butuh pembenahan dari segi mental saja untuk laga perdana dan langsung berduel dengan PSIS,” ujar Aris Budi, Kamis (23/4) sore.

Sementara tiga punggawa Persis dipastikan absen dalam laga bertajuk grande partita melawan PSIS. Adalah winger Bayu Nugroho, dan dua stopper Roy Budiansyah dan Gusripen Effendi. Ketiganya masih dihantam cedera sehingga belum dapat diturunkan.

“Bayu dan Roy masih butuh waktu, sementara Gusripen hari ini sudah ikut latihan tapi belum berani saya turunkan besok, biar tidak tambah parah cederanya. Ketiganya masih bermasalah dengan cedera, biar sembuh dulu,” tambah eks pelatih Persik Kediri ini.

Dua hari waktu efektif tersisa sebelum jumpa PSIS, Aris mengaku akan fokus menggembleng penyelesaian akhir para pemainnya tiap memiliki peluang mencetak gol. Pasalnya, Aris mengaku finishing touch masih menjadi problem utama timnya.

Sementara itu, laga kompetisi Divisi Utama hingga saat ini juga belum menemui kepastian, setelah Menpora meminta pihak keamanan untuk tidak memberikan izin pertandingan. Hal itu tak lepas dari dibekukannya PSSI oleh Menpora. Akan tetapi, PSSI maupun PT Liga selaku operator kompetisi bersikukuh tetap melaksanakan pertandingan sesuai jadwal.

“Pemain tidak merasa terganggu terkait hal itu. Artinya, hal tersebut biar menjadi kewenangan manajemen maupun pengurus. Kami fokus untuk pertandingan di lapangan melawan PSIS,” pungkas Aris Budi.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge