0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

PM Palestina Sebut Jokowi Hebat

dok.merdeka.com
Jokowi dan PM Palestina di Konferensi Asia Afrika (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Keberanian Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta dukungan negara-negara Asia Afrika untuk memerdekakan Palestina mendapat pujian. Perdana Menteri Palestina Rami Hamdallah yang merasa kagum dan menyebut Jokowi adalah sahabat bangsa Palestina.

“Presiden Jokowi adalah sahabat bangsa Palestina. Kami sangat tersanjung dengan dukungan Presiden Jokowi, yang sejak kampanye presiden telah menyatakan komitmennya untuk kemerdekaan Palestina,” kata Hamdallah, kemarin.

Sebenarnya, dukungan pemerintah Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina sudah terjadi sejak era pemerintahan Presiden Soekarno. Ucapan terima kasih dari Palestina terhadap Indonesia pun terus bergulir.

“Saya sangat menghargai hubungan telah terjalin lama dengan Indonesia sejak era Presiden Soekarno,” tutur Hamdalah.

Pada saat pemerintahan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Palestina sudah banyak menerima bantuan dari Indonesia. Pucuk pimpinan Partai Demokrat itu pun menegaskan kalau Indonesia akan tetap mendukung kemerdekaan Palestina dan ikut berjuang di pentas global.

“PM Hamdallah ucapkan terima kasih atas dukungan, bantuan dan kerjasama yang kita berikan, khususnya 10 tahun di era kepresidenan saya,” tulis SBY di akun Twitternya.

Bukan saja Hamdallah, sebelumnya Menteri Luar Negeri Palestina, Riyad al-Maliki pun mengungkapkan hal yang sama atas konsistensi pemerintah Indonesia untuk mengakhiri penderitaan bangsa palestina.

“Dalam Konferensi Asia-Afrika ini kita mendapat dukungan kuat dari negara-negara Asia Afrika. Kita di sini mengharapkan dukungan, dan Indonesia sepakat membuat langkah untuk mendukung kemerdekaan untuk Palestina, ini berarti Palestina memiliki arti penting,” ujar Maliki.

“Palestina menjadi fokus utama di pertemuan ini. Terima kasih Indonesia untuk dukungan yang diberikan, ini (dukungan) mengakselerasi jalan menuju kemerdekaan,” terang Maliki.

Pada pidato yang menyentil PBB itu, Jokowi mengaku ingin melanjutkan cita-cita Presiden pertama Indonesia, Soekarno yang juga penggagas kemerdekaan negara-negara yang tergabung dalam KAA. Untuk itu Jokowi menegaskan Indonesia siap mengambil peran sebagai mesin pertumbuhan dua benua.

“Indonesia sebagai kekuatan ekonomi baru yang sedang bangkit sebagai nagara penduduk muslim terbesar, sebagai negara demokrasi terbesar ketiga, siap memainkan peran global,” tegas Jokowi.

[siw]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge