0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pura-pura Motor Rusak, Begal Rampok Pedagang Sayur

dok.merdeka.com
ilustrasi begal (dok.merdeka.com)

Sragen – Ada modus baru begal untuk mengelabuhi korbannya. Yakni dengan berpura-pura sepeda motor rusak, namun malah merampok orang yang menolongnya. Kejadian ini dialami oleh Sri Wahyuni (34), seorang pedagang sayur asal Dukuh Pojok RT 2, Desa Delingan, Kecamatan Karanganyar, Karanganyar.

”Kejadian yang menimpa korban terjadi di jalan Tanon-Sumberlawang, Sragen. Akibatnya dia kehilangan mobil pikap jenis Colt T 120 SS dan barang dagangan berbagai macam sayuran. Bahkan korban sempat tidak sadarkan diri (pingsan, red) sekitar dua jam. Setelah sadar korban melihat kendaraannya tersebut sudah tidak ada,” kata Kapolres Sragen AKBP Dwi Tunggal Jaladri melalui Kasubag Humas AKP Saptiwi, Rabu (22/4).

Dari informasi di Polres Sragen, kejadian itu berawal ketika korban berangkat dari rumahnya sekira 22.30 WIB mengendarai mobil colt T 120 SS pick up warna hitam AD 1764 JZ dengan membawa barang dagangan sayur mayur. Korban hendak menuju ke Pasar Sumberlawang, Sragen.

Setelah sampai di jalan Tanon – Sumberlawang (TKP), pada Selasa (21/4) sekira pukul 00.15 WIB, tepatnya Desa Gading, Kecamatan Tanon, Sragen, korban melihat ada orang laki – laki beserta istri dan anak (mereka adalah pelaku), menuntun sepeda Honda Grand Hitam seret hijau dan Nopol tak diketahui.

Salah satu pelaku menghentikan korban dengan maksud minta tolong untuk menumpang mobil korban ke Sumberlawang.

“Tanpa curiga kemudian korban menghentikan kendaraannya dan menaikkan istri dan anaknya. Setelah akan berangkat anaknya merangkul dan menutup hidung korban kemudian korban tidak sadarkan diri,” jelas Saptiwi.

Saptiwi menambahkan, akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp 60 juta dari mobil dan sayuran yang dibawanya. Kasus tersebut masih dalam penyelidikan polisi.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge