0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Aliran Fundamentalis Berpotensi Rusak Nasionalisme

Dialog publik nasionalisme (timlo.net/putra)

Sukoharjo — Lembaga Al Birru mengadakan Dialog publik dengan tema Menjaga Nasionalisme Ditengah Upaya Penegakan Khilafah Islamiyah di Indonesia. Tema ini dinilai penting, karena mulai banyak aliran fundamentalis yang berpotensi merusak jiwa nasionalisme.

“Faham liberalisme dan fundamentalisme bergulir bersama dalam pertumbuhan reformasi di Indonesia, dan hal ini perlu diwaspadai karena dapat merusak jiwa nasionalisme masyarakat Indonesia,” kata ketua Lembaga Al Birru, Ahmad Safari, Rabu (22/4).

Dalam dialog publik yang digelar di salah satu rumah makan di Sukoharjo ini, salah satu narasumber dari Pusat Studi Peradaban Islam, Arif Wibowo mengatakan Islam menjadi salah satu perekat untuk mengantarkan Indonesia merdeka. Pernyataan ini sekaligus menjawab pertanyaan audiens tentang hubungan Islam dengan nasionalisme.

Sedangkan pemateri lainya, Katib PCNU Sukoharjo, Abullah Faisol, NKRI dibentuk guna mewadahi segenap elemen bangsa yang sangat mejemuk dalam hal suku, bahasa, budaya dan agama. Sudah menjadi kewajiban semua elemen bangsa untuk mempertahankan dan memperkuat keutuhan NKRI.

“Setiap jalan dan upaya munculnya gerakan-gerakan yang mengancam keutuhan NKRI wajib ditangkal. Sebab akan menimbulkan mafsadah yang besar dan perpecahan umat,” tandas Abdullah Faisol.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge