0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jual Es Degan di Bawah Pohon, Tewas Tersambar Petir

merdeka.com
Ilustrasi Petir (merdeka.com)

Klaten – Seorang penjual es degan yang mangkal di Jalan Kecamatan antara Wedi menuju Gantiwarno, Klaten menghembuskan nafas terakhir setelah tersambar petir, Rabu (22/4) siang.

“Sekitar pukul 14.10 WIB, langit mendung hampir hujan dan ada dua kali suara petir menggelar. Setelah bunyi petir kedua, dari jarak 20 meter saya melihat penjual es degan digubugnya itu nampak tergeletak di pinggir jalan. Saya segera berteriak dan bersama warga setempat segera menolong korban. Tapi ternyata nyawanya sudah tidak tertolong lagi,” ujar Jono (62) warga Dusun Gudang, Desa Sumberejo, Klaten Selatan, yang tengah melintas.

Dari informasi dihimpun Timlo.net, korban bernama Daryadi (33) warga Dusun Marangan, Desa Jimbung, Kecamatan Kalikotes. Korban sudah bertahun-tahun menjajakan es degan di pinggir jalan itu. Tepatnya di Dusun Gatak, Desa Canan, Kecamatan Wedi. Dengan mendirikan gubuk, korban berjualan di bawah rindangnya pohon Sonokeling yang dahannya melintang dijalan

“Bersama istrinya, almarhum kalau berjualan dari pukul sembilan pagi sampai jam lima sore. Tapi kebetulan istrinya tadi sedang keluar. Saat petir yang kedua begitu keras sekali, seorang pengendara motor sempat tertimpa ranting pohon Sonokeling. Lalu dia berhenti dan memberitahu kami,” kata warga setempat, Untoro (68).

Saat korban diangkat menuju ambulan, lanjut Untoro, tidak ada jejak luka bakar sama sekali pada tubuh korban. Namun di saku celananya ditemukan handphone. Ia menduga, petir menyambar Sonokeling yang menghantarkan listrik ke tubuh korban.

“Kalau orang tersambar petir di sawah biasanya kan gosong, nah ini almarhum malah tidak ada luka bakar. Kemudian anak saya segera menghungi istrinya dan mengatakan bahwa suaminya sedang masuk angin agar tidak shock,” lanjutnya.

Sementara itu, Kapolsek Wedi AKP Suginoto membenarkan peristiwa itu. Berdasarkan olah TKP, keterangan saksi, dan pemeriksaan Puskesmas Wedi, korban meninggal dunia karena tersambar petir.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge