0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kawasan Obyek Wisata Tlatar Minim Fasilitas

timlo.net/nanin
Obyek Wisata Tlatar minim fasilitas (timlo.net/nanin)

Boyolali — Kawasan obyek wisata Tlatar, Kebonbimo, Boyolali Kota, yang selama ini menjadi andalan pariwisata di Kota Susu, ternyata masih minim fasilitas bagi pengunjung. Utamanya, fasilitas MCK umum dan infastruktur jalan yang kurang mendukung. Kondisi ini dikhawatirkan akan membuat wisatawan enggan berkunjung.

“Pengunjung kalau mau ke MCK ya terpaksa numpang ke warung-warung,” ungkap Sekretaris Paguyuban Warung Apung dan Pemancingan Tlatar, Moelarso, Rabu (22/4).

Dia menilai, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) sebagai pengelola dinilai kurang peduli dalam mengembangkan kawasan wisata tersebut. Salah satunya berkaitan masih minimnya fasilitas pendukung. Seperti fasilitas MCK umum.

Selain itu, kondisi infrastruktur kawasan juga kurang memadai. Padahal kawasan ini menjadi jujugan wisatawan, baik dari Boyolali maupun dari luar daerah. Minimnya fasilitas publik ini sering dikeluhkan oleh pengunjung. Akhirnya para pengusaha yang akhirnya berupaya memenuhi pelayanan publik tersebut.

Senada, M Sahid, pemilik eko wisata air Etasia Tlatar menyatakan, kawasan wisata air Tlatar yang notabene mayoritas merupakan lokasi usaha milik perseorangan. Sementara yang merupakan aset Pemkab hanya sejumlah umbul yang terdapat di kawasan tersebut. Namun sejauh ini pemerintah terkesan tutup mata. Padahal potensi pengunjung ke kawasan tersebut mencapai ribuan orang, terutama saat hari libur.

“Pemkab harusnya ikut bertanggung jawab dalam pengembanganya,” tegasnya.

Sementara selama  ini, Pemkab hanya terkesan menarik restribusi saja namun terkesan dingin untuk pengembangan, terutama berkaitan dengan infrastruktur. Diakui, pariwisata selama ini memberikan potensi pendapatan yang tinggi, namun belum digarap secara maksimal.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge