0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hujan Deras, Jembatan Candi Petak Ambrol

Lubang besar di Jembatan Candi Petak,Genting,Cepogo,akibat longsor (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Hujan deras yang menguyur wilayah lereng Gunung Merapi – Merbabu, tidak hanya mengakibatkan longsor di jalur alternatif Boyolali-Magelang, namun juga mengakibatkan bahu jembatan Candi Petak, Desa Genting, Cepogo, Boyolali di sisi utara ambrol. Ambrolnya jembatan mengakibatkan lubang dan membahayakan bagi penguna jalan.

Arus lalu lintas yang melintasi jembatan tersebut terpaksa diberlakukan buka tutup. Warga sekitar secara sukarela melakukan di ujung-ujung jembatan mengatur arus lalu lintas. Jembatan tersebut merupakan jalur alternative
bagi pedagang sayuran dari Magelang yang hendak menjual sayuranya ke Pasar Cepogo.

Di sisi lain, menurut Kontraktor Pelaksana Jembatan Candi Petak, Eko Budi, saat bahu sebelah utara jembatan ambrol, pihaknya sedang mengerjakan perbaikan jembatan. Ambrolnya jembatan disebabkan tidak adanya drainase,
sehingga air hujan yang meluncur dari atas mengenang di jembatan.

“Lama-lama tidak kuat menahan, akhirnya ambrol,” ujar Eko Budi, Rabu (22/4).

Ambrolnya jembatan ini mengakibatkan lubang sedalam 5 meter dengan kedalaman 6 meter. Untuk menghindari musibah lain,pihaknya menutup lubang yang ambrol dengan terpal. Selain itu, juga memasang bambu disepanjang
jembatan.

Dijelaskan juga, perbaikan jembatan Candi Petak, menjadi satu paket dengan perbaikan jalur wisata Solo-Selo-Borobudur, dengan nilai proyek mencapai Rp 9 miliar. Proyek pembangunan sebetulnya dilaksanakan bulan Maret lalu, namun karena intensitas hujan masih tinggi, bulan April baru bisa mulai.

”Ini sedang proses pengecoran. Kita tetap kejar selesai dengan cepat agar bisa segera dilalui,” tuturnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge