0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemberlakukan Satu Arah Jl Prof Dr Soeharso Telah Melalui Kajian

dok.timlo.net/daryono
Sosialisasi jaln satu arah (dok.timlo.net/daryono)

Solo — Mulai 27 April mendatang, Jalan Prof Dr Soeharso, Solo mulai pertigaan Faroka hingga perempatan Fajar Indah yang selama ini dua arah akan diberlakukan satu arah.

Pantauan Timlo.net, Rabu (22/4), Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Solo telah memasang pengumuman pemberlakuan satu arah itu di perempatan lampu merah Fajar Indah. Beberapa spanduk dipasang di pojok perempatan.

Menanggapi rencana pemberlakukan jalur satu arah itu, Wakil Ketua Komisi III DPRD Solo, Sugeng Riyanto meyakini Dishubkominfo pastinya sudah melakukan kajian. Termasuk perangkat evalusinya semestinya juga sudah disiapkan.

“Ini kan bagian eksperimen rekayasa lalu-lintas. Mestinya sudah melalui kajian. Tentu eksperimen itu nantinya akan  dievalusi,” katanya kepada wartawan.

Evaluasi itu, sambung Sugeng, juga menyangkut apakah pemberlakukan satu arah nanti bisa mengurai kemacetan atau sebaliknya. Jika selama satu minggu justru tidak mengurai kemacetan, Dishubkominfo bisa meninjau ulang kebijakan jalur satu arah itu.

Disinggung potensi kepadatan kendaraan berpindah di perempatan Manahan lantaran kendaraan dari barat harus lewat Jl Ahmad Yani, Sugeng menyatakan hal itu mestinya sudah masuk dalam kajian Dishubkominfo.

“Kita orang awam saja bisa menghitung prediksi itu. Mestinya Dishubkominfo yang punya tim ahli mestinya  bisa menghitung apakah tambah lancar atau hanya mengalihkan kemacetan,” terangnya.

Senada, Ketua Komisi III DPRD Solo, Honda Hendarto meyakini pemberlakuan jalan satu arah Jl Prof Dr Soeharso telah melalui kajian mendalam.  “Ya mestinya kajiannya sudah matang. Selama ini kan juga  tidak serta merta,” ujarnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge