0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kopassus Kandang Menjangan Aksi “Save Bengawan Solo”

dok.timlo.net/achmad khalik
Dangrup-2 Kopassus, Kolonel Inf Richard Tampubolon secara simbolis menyerahkan bibit tanaman kepada Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya dalam kegiatan Save Bengawan Solo di Lapangan Serenan, Bulakan, Sukoharjo (dok.timlo.net/achmad khalik)

Sukoharjo — Sungai Bengawan Solo terancam dampak pencemaran lingkungan dan erosi. Hal ini ditandai dengan berubahnya warna air sekaligus tergerusnya daerah bibir sungai yang makin mengancam rumah penduduk.

Berawal dari itu, Grup-2 Kopassus Kandang Menjangan, Kartasura, Sukoharjo bekerjasama dengan Pemkab Sukoharjo, Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Sukoharjo serta komponen masyarakat lainnya menggelar kegiatan “Save Bengawan Solo” dengan menyusuri kawasan sungai sekaligus melakukan penanaman pohon.

“Kegiatan ini untuk menyelamatkan Sungai Bengawan Solo yang dari waktu kewaktu makin terancam kelestariannya,” terang Dangrup-2 Kopassus Kandang Menjangan, Kolonel Inf Richard Tampubolon, Rabu (22/4).

Kegiatan yang mengusung tema “Peduli dan Lestarikan Bengawan Solo” tersebut, mengambil start dari Desa Serenan, Bulukan, Sukoharjo dan berakhir di Desa Gadingan, Sukoharjo. Saat menyusuri aliran sungai terpanjang di Pulau Jawa itu, Dangrup bersama dengan sejumlah SKPD Pemkab Sukoharjo juga melakukan penanaman pohon di lima titik. Di antaranya di Desa Karangjoro, Desa Jengkangan, Desa Mojo, serta Desa Gadingan.

“Sungguh ironis sekali menyaksikan kondisi sungai Bengawan Solo saat ini,” kata Dangrup-2 Kopassus.

Sementara itu, Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya mengatakan, pihaknya sangat kegiatan yang diinisiasi oleh pasukan Kopassus. Dirinya mengimbau kepada masyarakat supaya mampu menjaga kelestarian lingkungan sekaligus kondisi Bengawan Solo supaya kondisi air di aliran sungai tersebut tidak tercemar.

“Himbauan kami, supaya masyarakat juga turut serta membantu kelestarian sungai yang telah dikenal hingga penjuru dunia,” imbau Bupati.

Selain menyusuri dan melakukan penanaman pohon dikawasan Sungai Bengawan Solo, Grup-2 Kopassus juga melakukan pengobatan gratis terhadap masyarakat di Desa Gadingan, Sukoharjo. Kegiatan ini disambut antusias masyarakat. Nampak, ratusan warga mengantri untuk mendapatkan pengobatan gratis.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge