0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Presiden Iran Manfaatkan KAA Desak Arab Saudi

dok.merdeka.com
Presiden Iran, Hassan Rouhani (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Presiden Iran, Hassan Rouhani, mendesak Liga Arab menghentikan serangan militer kepada pemberontak di Yaman. Dalam pidatonya pada Konferensi Asia Afrika (KAA), Rouhani memang tidak menyebut Arab Saudi. Namun intervensi militer buat menyelesaikan konflik di sebuah negara, menurutnya, sulit membuahkan hasil positif.

“Intervensi militer hanya akan menciptakan kehancuran, contohnya di Yaman dan Suriah. Sejarah membuktikan bahwa ini bukan langkah yang tepat,” ujarnya, Rabu (22/4).

Selain menyerukan penghentian kekerasan, Rouhani menyatakan negaranya siap menjadi mediator kekerasan di Yaman selama setahun terakhir. Tapi, hal itu hanya bisa dilakukan jika Saudi bersedia meninggalkan jalan kekerasan.

“Iran siap bekerja sama dengan negara tetangga, termasuk negara-negara Arab, demi perdamaian kawasan,” tuturnya.

Iran diyakini banyak pengamat, turut bermain dalam konflik Yaman sejak awal tahun. Negeri Para Mullah ini disebut memasok senjata kepada pemberontak Houthi yang berasal dari sekte Syiah Yaman.

Adapun Presiden Abdurabuh Mansyur Hadi yang digulingkan, beraliran Sunni. Ketika dia kabur ke Saudi, Presiden Hadi meminta Liga Arab merebut kembali ibu kota dari kekuasaan pemberontak. Sejak sebulan terakhir, kekerasan pecah. Total korban jiwa mencapai 405 warga sipil, termasuk 86 anak-anak.

Belakangan Saudi mengumumkan serangan jet yang massif selama tiga pekan akan dihentikan mulai 22 April.

[ard]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge