0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Relawan #KotaSolo Rindu Ikon Kota

papan kota solo
(Dok: Timlo.net/ @kotasolo_fp)

Timlo.net—Mengambil foto selfie saat berkunjung ke suatu tempat sudah menjadi kebiasaan masyarakat saat ini. Foto-foto itu biasanya diambil di tempat-tempat yang menjadi lambang ikonik suatu tempat.

Kebiasaan mengambil selfie di tempat yang ikonik sebenarnya bisa digunakan untuk promosi tempat tersebut. Oleh karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo sempat mengakomodasi kebiasaan masyarakat ini dengan menyediakan beberapa ikon yang bisa digunakan untuk foto selfie. Salah satunya adalah papan petunjuk jalan di depan kantor Bank Indonesia (BI) Solo di Jalan Jenderal Sudirman. Papan itu sempat laris dijadikan tempat untuk berfoto selfie.

Walaupun penunjuk jalan ini dikatakan akan dipasang di beberapa tempat yang strategis di Kota Solo, masyarakat masih menganggap bahwa ikon kota ini perlu ditambah. Hal ini terlihat dari posting salah seorang warga bernama Muhammad Nashir di Facebook.

Dengan hashtag #kotasolo #Indonesia, Nashir bercerita tentang papan nama letter huruf timbul “I love Solo” yang pernah dipasang oleh sebuah toko elektronik di Jalan Slamet Riyadi. “Artefak keren ini dicopot oleh Satpol PP karena alasan bisa menimbulkan rasa iri dengan pemilik tempat usaha lain,” tulis Nashir mengutip penjelasan sang pengelola toko.

Papan itu mangkrak di gudang toko selama hampir dua tahun. Berawalan dari usul seorang anggota, relawan Kota Solo meminta izin kepada pengelola toko untuk memasang kembali papan itu. Nashir menanyakan lokasi yang cocok untuk memasang papan ini.

Dalam posting itu, Nashir menyertakan foto papan dengan tiga orang berdiri di dekatnya. Dari pantauan Timlo.net, Rabu (22/4) siang, ada lebih dari 50 komentar menanggapi status itu. Beberapa pengguna bercanda tentang ketiga orang yang berdiri di dekat papan.

“Mas Jimmy Soegiarto, matur nuwun ya Mas.. semoga Kota Solo makin cantik dan makin banyak ikon2 utk selfie.. hehe..Lemah teles, Gusti Allah sing mbales.. ,” komentar Shaggy Sigit.

“Dua tahun yg lalu saya mendapat tugas dari mas Jimmy Soegiarto untuk membuat sebuah icon yg bisa buat selfie para pejalan kaki sewaktu car free day atau malam hari, yg di letakan di taman di depan toko Candi Electronic, kami rancang posisi ketinggiannya agar bisa buat background foto dg subyek yg berdiri di rel tanpa harus naik ke taman, sayang baru satu car free day harus di lepas, padahal tidak satu pun identitas industri ada di sana, syukur nasib baik bertemu dengan mas Shaggy Sigit Sarwanto dan #kota solo , colek president CFD Mayor Haristanto,” tulis seorang pengguna bernama Pandji Vasco.

Berbagai usulan tempat diajukan pengguna. Ada yang meminta papan itu ditaruh di Solo timur, di sekitar Jembatan Jurug. Ada yang menyarankan di sekitar Stasiun Purwosari, lahan parkir timur Telkom, utara Solo Baru dan lain-lain.

 

 

 

Editor : Ranu Ario

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge