0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Disaksikan Muspida, PSHT – Kera Sakti Berdamai

timlo.net/agung widodo
Kedua perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dan Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKSPI) Kera Sakti berdamai di hadapan Bupati Sragen Agus Fatchur Rahman, Selasa (21/4). (timlo.net/agung widodo)

Sragen — Perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dan Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKSPI) Kera Sakti akhirnya berdamai. Kesepakatan damai tersebut setalah kedua pihak melakukan pertemuan dan mediasi di ruang rapat Bupati Sragen, Selasa (21/2).

Mediasi dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen Tatag Prabawanto dan dihadiri Kapolres Sragen, AKBP Dwi Tunggal Jaladri, Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Edi Saputra, Ketua PN Sragen, Sapawi, Kajari Sragen Victor Tampubolon, Kepala Kesbangpolinmas Giyadi.

Sedangkan dari kedua perguruan dihadiri Ketua Dewan Pertimbangan PSHT Sragen, Surtono dan Wakil Ketua IKSPI Kera Sakti Sragen, Arif Widodo.

Usai mediasi Kapolres menjelaskan, kedua belah pihak menandatangani nota kesepakatan (MoU) damai. Salah satu kesepakatan adalah pembekuan perguruan pencak silat di suatu wilayah apabila kembali terjadi kerusuhan.

“Dua pihak sepakat menjaga kondusivitas wilayah Kecamatan Sukodono agar tidak menyebar. Forum Pimpinan Daerah akan memberikan surat agar membekukan perguruan pencak silat yang bertikai,” jelas Kapolres.

Sementara, Tatag Prabawanto mengatakan, mediasi berjalan lancar. Kedua belah pihak yang sempat bentrok sepakat berdamai. Diakuniya, kedua belah pihak mengakui kesalahannya dan berkomitmen untuk menjaga kondusivitas.

“Semua perguruan pencak silat bisa saling mengendalikan seluruh anggotanya dan melakukan sosialisasi dari tingkat ranting antarperguruan,” ujar Tatag.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge