0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Polres Sragen Tetapkan Empat Pesilat Sebagai Tersangka

Kapolres Sragen AKBP Dwi Tunggal Jaladri (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen – Polres Sragen akhirnya menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam bentrokan antara perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dan Ikatan Keluarga Silat Putera Indonesia (IKS PI) Kera Sakti

“Dari laporan Kasatreskrim statusnya sudah naik menjadi tersangka dan proses hukum masih berjalan,” kata Kapolres Sragen AKBP Dwi Tunggal Jaladri, Selasa (21/4).

Mereka adalah SG (23), SK (23) dan WY (23) kesemuanya warga Desa Gebang, Sukodono yang berasal Kera Sakti. Sedangkan satu pesilat, SN (30), warga Ngrampal berasal dari PSHT.

Keempat tersebut diduga sebagai pelaku pengroyokan dalam bentrokan antar perguruan di Desa Gebang, Kecamatan Sukodono, Minggu (19/4) malam lalu.

Sebelumnya, bentrokan akibat kesalahpahaman tersebut bermula saat Puji Jatmiko (20) yang sebelumnya berguru di IKS PI Kera Sakti memutuskan pindah ke PSHT. Keputusan tersebut memantik kekecewaan dari beberapa pendekar Kera Sakti yang kemudian mendatangi dan menganiaya korban. Anggota PSHT yang mendapat laporan penyerangan terhadap anggotanya melakukan aksi balas dendam hingga terjadi bentrokan.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge