0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dua Hari, 2 Warga di Klaten Gantung Diri

dok.timlo.net/sahid b sutanto
(Ilustrasi) Mayat korban gantung diri diturunkan dari tali gantungan (dok.timlo.net/sahid b sutanto)

Klaten — Aksi nekad mengakhiri hidup dengan cara menggantung diri kembali terjadi di wilayah hukum Klaten. Setelah sehari sebelumnya, Senin (20/4) di Kecamatan Ceper dengan korban pegawai negeri sipil (PNS) asal Kabupaten Demak, kini seorang warga di Kecamatan Jatinom melakukan aksi serupa.

Informasi yang dihimpun Timlo.net, jasad korban bernama Sutardi (33), warga Dukuh Prodesan, Desa Randulanang, Kecamatan Jatinom itu pertama kali ditemukan oleh ayah korban, Suwiji (64). Sekitar pukul 07.30 WIB, Suwiji melihat pintu rumah korban terbuka dan lampu penerangan masih menyala.

“Karena curiga, saya pun masuk ke dalam rumah. Ternyata anak saya gantung diri di blandar. Lantas saya mengajak dua kerabat lainnya untuk menurunkan dia dari jeratan sarung yang melilit lehernya,” urai Suwiji, Selasa (21/4).

Setelah menerima laporan dari warga dan perangkat Desa Randulanang, jajaran Polsek Jatinom langsung melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi.

“Dari hasil pemeriksaan dokter di Puskesmas Jatinom tidak ada tanda-tanda kekerasaan benda tumpul atau tajam pada tubuh korban. Diduga, korban menderita sakit yang cukup lama. Saat ini jenazah sudah diserahkan kepada
pihak keluarga untuk selanjutnya dilakukan proses pemakaman,” jelas Kapolsek Jatinom AKP Kamiran.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge