0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Awas, Bahaya Reklamasi Laut!

Ilustrasi Giant Sea Wall (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengingatkan kepada Pemprov DKI Jakarta mengenai bahaya reklamasi wilayah laut. Ia minta Pemprov mengikuti sejumlah ketentuan terkait keseimbangan wilayah penampungan air yang hilang karena reklamasi tersebut.

“Reklamasi adalah reclaiming, pengambilan wilayah air untuk jadi daratan. Itu sah-sah saja, diperbolehkan untuk tujuan pembangunan, pariwisata atau tujuan penambahan wilayah,” kata Susi di Balai Kota DKI, Selasa (21/4).

“Akan tetapi wilayah air yang ditutup itu harus mendapatkan ganti yang sama luasnya, dan kubikasi kedalamannya harus sama juga,” lanjutnya.

Susi memperingatkan Pemprov DKI jika ketentuan seperti itu diacuhkan dalam proyek reklamasi teluk Jakarta (Giant Sea Wall), maka hal itu akan berdampak pada DKI Jakarta secara langsung.

“Dalam reklamasi itu menutup kubikasi air kurang lebih 1 juta ton air, berarti harus ada wilayah air baru yang bisa menampung 1 juta ton yang hilang itu. Tanpa itu air akan tergenang di Jakarta. Jadi kalau banjir di Jakarta terjadi jangan disalahkan,” ujar Susi.

“Saya dengar waduk akan direvitalisasi, sungai juga dikeruk. Itu hal yang sangat baik. Akan tetapi saya melihat di Jakarta wilayah air ini sudah sangat kurang. Jadi rencana-rencana pengadaan wilayah genangan ditambah, seiring berjalannya recana reklamasi tadi,” terangnya.

[tyo]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge