0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Gara-gara Power Bank, PSK Dibunuh Pelanggan

dok.merdeka.com
ilustrasi mayat (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Sinta (21), seorang PSK lokalisasi Kalijodo, Penjaringan, Jakarta, tak bisa diselamatkan setelah dianiaya pelanggannya. Ia meregang nyawa setelah dirawat selama lima hari.

Kapolsek Metro Penjaringan, AKBP Kus Subiantoro mengatakan kronologis kejadian bermula saat pelaku bernama Abdul (29), mendatangi kamar korban di Bar Sinar Jaya, Penjaringan, Rabu (15/4) lalu. Setelah menyepakati transaksi, mereka berdua langsung ngamar.

Di dalam kamar, pelaku tergiur dengan tablet dan power bank milik korban. Pada saat korban hendak mengenakan pakaian, kesempatan itu digunakan pelaku mengambil tablet dan power bank dimasukkan ke dalam bajunya.

Mendapati harta miliknya dicuri pelaku, korban pun lantas berteriak minta tolong. Panik melihat korban berteriak, pelaku pun kalap. Dengan gelap mata, pelaku langsung memukuli korban.

Melihat korban yang masih berteriak, pelaku akhirnya menusuk pinggang korban dengan pisau miliknya.

“Pelaku mengaku panik saat korban berteriak, sehingga memukul dan menusuk korban,” terang Kus, dilansir Humas Polda Metro, Selasa (21/4).

Mendengar teriakan korban, warga pun berdatangan dan mengejar pelaku yang berupaya kabur. Pelaku pun akhirnya diringkus warga dan diamuk hingga babak belur. Dari tangan pelaku, warga menemukan barang bukti milik korban berupa tablet dan power bank.

Sementara itu, korban langsung dilarikan ke RS Atmajaya untuk mendapat perawatan medis. Setelah menjalani perawatan selama dua hari, korban sempat dibawa pulang atas permintaan suaminya, MP. Selanjutnya, korban hanya menjalani rawat jalan.

Kepada polisi, pelaku mengaku nekat mencuri barang milik korban karena tidak memiliki ongkos untuk pulang ke kampung halamannya di Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat.

“Kami telah mengamankan barang bukti berupa pisau yang digunakan untuk menusuk korban. Berikut dua barang milik korban berupa satu unit tablet dan power bank,” ujar Kapolsek.

Pelaku terancam pidana 9 tahun penjara sesuai jeratan pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan.

[eko]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge