0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Update Algoritma Google, Mobilegeddon Pengaruhi 40 Persen Situs

Dok: Timlo.net/ Google Webmaster Tools.
Timlo.net sudah mobile-friendly. (Dok: Timlo.net/ Google Webmaster Tools.)

Timlo.net—Jika jumlah pengunjung situs Anda tiba-tiba turun drastis Selasa (21/4), bisa jadi hal ini dikarenakan “Mobilegeddon.” Google merilis sebuah algoritma baru yang menguntungkan bahwa situs-situs yang “mobile friendly”. Hal ini berarti situs yang tidak “mobile-friendly” atau tidak memiliki desain yang bersahabat saat diakses lewat smartphone atau tablet, akan terkena dampaknya. Rangking mereka bisa turun, dan berdampak pada jumlah pengunjung dan pemasukan iklan.

Mesin pencari raksasa Google, ingin situs-situs bisa diakses dengan cepat dan dinavigasi dengan mudah lewat smartphone dan tablet. Dalam sebuah pernyataan mereka, alasan Google adalah mereka ingin para pengguna menemukan konten yang relevan dan tepat waktu juga mudah dibaca di layar seluler yang kecil.

Update algoritma ini tidak akan mempengaruhi hasil pencarian di komputer. Menurut Danny Sullivan, editor situs SearchEngineLand ,update algoritma besar yang dirilis Google sebelumnya disebut Panda. Update itu mempengaruhi 11 persen dari seluruh hasil pencarian. “Update itu mengguncang dunia internet dan update kali ini bisa membawa efek yang lebih dramatis,” katanya.

Sebuah situs yang biasanya muncul di posisi pertama dan kedua hasil pencarian bisa turun ke posisi 9 atau 10. Hal ini bisa menyebabkan kerugian finansial dan penurunan jumlah pengunjung, kata analis independen Greg Sterling.

Pada 2012, Demand Media menyatakan mereka kehilangan penghasilan sebesar $6,4 juta dan menyalahkan hal ini pada update Google Panda. Update itu membuat firma itu lengser dari posisi atas hasil pencarian.

Lebih dari 50 persen hasil pencarian di Google berasal dari alat seluler, kata Sullivan. Jumlah ini terus bertambah karena banyak orang menghabiskan waktu di smartphone mereka.

Situs USA Today menguji banyak situs brand ternama dengan alat yang disediakan Google. Hasilnya banyak yang lolos tes dan banyak yang tidak. Situs TechCrunch menemukan bahwa 44 % dari situs perusahaan Fortune 500 yang gagal menjalani tes ‘mobile-friendly’ yang disediakan Google.

“Sebanyak 40 persen situs populer tidak ‘mobile-friendly’ saat ini,” kata Sterling.

 

Editor : Ranu Ario

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge