0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Algoritma Google Hukum Situs yang Tidak Dioptimalkan Untuk Smartphone

Dok: Timlo.net/ Google Webmaster Tools.
Timlo.net sudah mobile-friendly. (Dok: Timlo.net/ Google Webmaster Tools.)

Timlo.net—Google merilis sebuah update untuk algoritma pencariannya, Selasa (21/4) yang akan menghukum situs-situs yang tidak dioptimalkan untuk peralatan seluler seperti smartphone atau tablet.

Kali pertama diumumkan pada bulan Februari, Google berkata bahwa perubahan algoritma ini akan mempengaruhi pencarian seluler dalam semua bahasa di seluruh dunia. Perubahan ini akan memberikan dampak yang signifikan terhadap hasil pencarian.

“Seiring meningkatkan jumlah orang yang melakukan pencarian di peralatan seluler mereka, kami ingin memastikan mereka bisa menemukan konten yang tidak hanya relevan dan tepat waktu, tapi juga mudah dibaca dan berinteraksi dengan layar seluler yang lebih kecil,” kata seorang juru bicara Google.

“Mulai 21 April, kami akan menggunakan ‘mobile-friendliness’ sebagai salah satu faktor untuk merangking pencarian yang dilakukan di peralatan seluler,” tambahnya.

Google telah menawarkan beberapa alat bagi para pemilik situs untuk menguji tampilan situs mereka di smartphone atau tablet. Juga alat-alat yang bisa membuat situs mereka lebih bersahabat dengan peralatan seluler sejak Februari 2015. Perusahaan dan individu bisa mengecek apakah situs mereka digolongkan sebagai situs mobile-friendly dengan mengakses alamat ini.

Akan tetapi, beberapa pemilik situs masih belum mengoptimalkan situs mereka untuk smartphone atau tablet. Menurut penelitian yang dilakukan oleh firma marketing seluler Somo, situs-situs yang akan dihukum Google di bawah update baru ini termasuk beberapa situs populer seperti situs resmi David Beckham, Nintendo, Versace, Next, Channel 4 dan Daily Mail.

Walaupun beberapa situs di atas memiliki aplikasi atau situs khusus seluler, mereka masih memiliki resiko mengalami penurunan rangking karena Google tidak menganggap mereka “mobile-friendly”.

Penelitian terpisah yang dilakukan oleh The Search Agency UK mengungkap bahwa hanya 32 situs dari 100 situs FTSE yang menggunakan desain web responsif. Dengan menggunakan desain itu, sebuah situs akan secara otomatis menyesuaikan ukuran dengan layar browser atau layar alat yang digunakan untuk mengakses.

Dari 100 situs, hanya 29 yang memiliki situs khusus untuk diakses dari smartphone atau tablet. Tapi 39 situs tidak mobile-friendly sama sekali dan beresiko dihukum Google.

“Update algoritma “mobile-friendly” Google berikutnya, yang disebut Mobilegeddon, adalah indikasi betapa pentingnya pencarian seluler,” kata Maria Mitsostergiou, kepala Somo.

Menurut penelitian penelitian dari eMarkerter, orang dewasa di Inggris akan menghabiskan lebih banyak waktu menggunakan peralatan seluler mereka dibandingkan komputer mereka di tahun 2015. Waktu rata-rata yang dihabiskan di peralatan seluler sekitar 2 jam 26 menit sehari. Sementara di komputer, orang rata-rata menghabiskan waktu 2 jam 13 menit.

Perusahaan itu juga memprediksikan bahwa pencarian seluler akan melampaui pencarian lewat komputer di 2015. Mayoritas iklan, lalu lintas organik dan paid click berasal dari smartphone dan tablet.

Sumber: Telegraph.co.uk

 

Editor : Ranu Ario

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge