0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ahok: PNS Jangan Main Curang

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Cairnya APBD DKI Jakarta tahun anggaran 2015 akan membuat tunjangan kinerja daerah (TKD)juga ikut dicairkan. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berharap agar para stafnya menghindari kebohongan, hanya demi mendapatkan TKD tersebut.

Ahok mengancam bagi jajarannya yang tidak jujur dalam masalah TKD ini, akan gampang terdeteksi dari laporan yang akan diterimanya.

“Kita sudah tahu kalau ada staf yang bohong soal TKD. Hal ini karena laporan. Karena staf yang merasa bekerja dan melihat temannya tidak bekerja tetapi melakukan kebohongan, maka akan ada staf yang merasa dirugikan itu akan melapor,” kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (20/4).

“Kalau ada kong kalingkong maka itu mudah ketahuannya. Kalau ada TKD tetapi kinerjanya menurun, berarti ada mainan itu,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, juga memperingatkan agar para staf PNS DKI Jakarta tidak melakukan kecurangan hanya untuk mendapatkan TKD itu.

“Kalau ada yang bermain-main, itu satu renteng akan kena. Untuk staf, tiga bulan tidak dapat TKD. Untuk eselon IV dan III, selain enggak dapat TKD, juga akan langsung distafkan,” tegasnya.

“Saya dapat SMS banyak dari pegawai yang intinya mempertanyakan soal TKD. saya tegaskan untuk TKD dinamis baru akan diberikan pada bulan Mei,” pungkasnya.

Diketahui, Pemprov DKI Jakarta akan mulai memberlakukan TKD dinamis dalam APBD 2015 ini. Gunanya adalah untuk meningkatkan kinerja, dimana akan ada penghitungan TKD dinamis yang membuat setiap pekerjaan yang diselesaikan, akan dihargai Rp 7.200, dari rencana sebelumnya Rp 9.000 per pekerjaan. Jumlah ini berlaku sama dari level pejabat di tingkat tertinggi, yakni sekretaris daerah sampai dengan staf biasa.

[dan]

Sumber : Merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge